Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61, Lapas Tegas Komitmen Perangi Narkoba

oleh
oleh
Tasyakuran
Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61, di Lapas Kelas IIA Banjarmasin. (Foto/ humas Lapas Kelas IIA Banjarmasin)
Spread the love

KALSELMAU.COM, BANJARMASIN – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI menggelar tasyakuran dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Senin (28/4/2025). Lapas se-Indonesia tegas menyatakan komitmen perangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Acara ini serentak telaksana secara daring dengan kementerian pusat dan bersama para kepala Lapas serta tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Menteri Imipas RI, Agus Andrianto, juga memberikan apresiasi atas keberhasilan 58 petugas pemasyarakatan. Mereka baru-baru ini menggagalkan upaya penyelundupan narkoba di sejumlah Lapas.

“Penghargaan ini juga merupakan simbol komitmen kita dalam memberantas narkoba dan menjadi stimulan bagi seluruh UPT Pemasyarakatan di Indonesia,” ujarnya dalam sambutan daring.

Ia juga menekankan bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal sistem dan keamanan, tetapi juga tentang harapan.

“Kita sedang mengelola harapan dari mereka yang sedang menjalani masa pembinaan. Harapan dari keluarga mereka. Harapan masyarakat akan hukum yang adil dan manusiawi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi, mengatakan bahwa semangat Hari Bakti dapat terwujud dengan aksi nyata. Antaralain dengan menggalakan pembinaan moral warga binaan dan pemberian bantuan sosial.

“Sebanyak 755 paket bantuan sosial kami siapkan, dan secara simbolis sudah kami serahkan kepada 10 perwakilan warga sekitar Lapas,” ujarnya.

Pada momen yang sama, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan turut menerima penghargaan sebagai Lapas peringkat tiga terbaik nasional.

Menurut Mulyadi, penghargaan ini merupakan dorongan moral sekaligus pengingat untuk terus memperkuat sistem pembinaan.

“Kita ingin warga binaan keluar sebagai pribadi berakhlak dan tak mengulangi kesalahan,” tutupnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today