Penanggulangan Sampah dan Banjir, Jadi Prioritas PUPR Banjarmasin di 2025

oleh
oleh
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin. (Foto: Arum/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin menetapkan penanganan sampah dan penanggulangan banjir sebagai dua program prioritas pada tahun 2025.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menyebut penanganan sampah tidak hanya menjadi tugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tetapi juga menjadi perhatian pihaknya.

“Terkait sampah tidak hanya DLH, tapi kami juga ikut mendukung dalam penanganannya,” kata Suri, Rabu (7/5/2025).

Fokus utama PUPR saat ini adalah pembenahan kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Basirih. TPAS tersebut tengah dalam proses pengukuran dan penilaian oleh Tim Indeks Risiko dari Kementerian PUPR.

Hasil dari penilaian ini akan menentukan apakah TPAS Basirih masih layak untuk operasional atau di tutup secara permanen.

Selain TPAS, PUPR juga tengah mengoptimalkan fungsi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

“Kita sepakat penanganan sampah ini harus dari hulu, artinya dari pihak yang menghasilkan sampah,” ujarnya.

Di samping persoalan sampah, PUPR juga fokus dalam program penanggulangan banjir. Normalisasi sungai menjadi salah satu langkah strategis, dan telah masuk dalam program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Yamin – Ananda.

“Nanti ada yang di Siring dan ada juga pengerukan. Tapi paling memungkinkan dalam 100 hari itu kita menormalisasi pengerukan terlebih dahulu,” kata Suri.

Sungai Kidaung di kawasan Jalan Kayu Tanggi menjadi titik prioritas normalisasi. Wilayah tersebut rawan banjir dengan genangan yang cukup lama.

PUPR juga akan melakukan penyedotan sedimentasi lumpur di berbagai drainase untuk meningkatkan kapasitas saluran air.

“Ini upaya mengurangi durasi genangan saat banjir melanda dan memang seharusnya bisa dilakukan secara rutin,” ujarnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today