Pembangunan Gedung di Kayu Tangi Banjarmasin, Warga Keluhkan Debu dan Macet

oleh
Kondisi depan jalan proyek pembangunan gedung di Kayu Tangi Banjarmasin. Foto : kalselmaju.com/Arum
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Proyek pembangunan ulang gedung bekas Pengadilan Tata Usaha Niaga Mahkamah Agung di Jalan Hasanbasri, kawasan Kayu Tangi, Banjarmasin Utara, menjadi sorotan warga.

Aktivitas konstruksi di lokasi tersebut ganggu kelancaran lalu lintas dan menimbulkan debu yang bertebaran.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Febry Ghara Utama, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah keluhan dari masyarakat.

Salah satu keluhan utama adalah kemacetan akibat antrean truk proyek serta tanah yang tercecer di jalan.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota, kami bersama tim langsung turun ke lapangan untuk memberikan peringatan kepada pihak kontraktor,” kata Febry, Rabu (30/4/2025).

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan kendaraan proyek, terutama ban, agar tidak mengotori jalan umum. Hal tersebut menyangkut keselamatan para pengguna jalan.

Dinas Perhubungan bersama Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Damkar, dan pihak kecamatan juga telah melakukan aksi pembersihan pada malam sebelumnya.

“Kami pastikan angkutan yang keluar dari area proyek bersih dari tanah dan debu. Ini bertujuan agar saat hujan jalan tidak menjadi licin,” ujarnya.

Febry menjelaskan, saat ini proses pembangunan masih berada pada tahap pengerasan dan penghamparan tanah.

Adapun untuk aspek teknis pembangunan seperti struktur dan desain gedung, menjadi kewenangan Dinas PUPR dan bidang pengawasan bangunan (Wasbang).

Dinas perhubungan juga meminta pihak proyek pembangunan gedung di Kayu Tangi untuk memasang rambu-rambu sementara serta lampu peringatan (warning light). Hal ini demi mengantisipasi potensi bahaya di lokasi.

“Kalau proyek ini tidak masuk dalam zona pengawasan kami, kami hanya bisa memberikan saran. Saran tersebut agar melengkapi syarat pembangunan pengamanan lalu lintas yang memadai,” pungkas Febry.

Visited 1 times, 1 visit(s) today