Polsek Banjarbaru Utara Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih, Bantu Warga Sungai Ulin Terdampak Kekeringan

oleh
Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono Salurkan Air Bersih Kepada Warga Jalan Selderi Kelurahan Sungai Ulin. Foto : Kalselmaju.com/Ari
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Kekeringan yang melanda RT 19 RW 05 Kelurahan Sungai Ulin Kota Banjarbaru, membuat sejumlah warga kesulitan memperoleh air bersih. Sumur-sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau yang telah berlangsung lebih dari sebulan.

Salah seorang warga Santi, mengaku keluarganya telah dua hari terakhir tidak memiliki pasokan air dari sumur. Selama kondisi tersebut, ia terpaksa meminta bantuan air kepada tetangga maupun membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah dua hari kekeringan. Kami tidak memakai PDAM, hanya mengandalkan air sumur. Selama kekeringan ini kami minta bantuan ke tetangga dan juga sering beli air. Airnya untuk mencuci dan memasak,” ujarnya.

Ketua RT 19 Wiyanto mengatakan, kekeringan di lingkungannya sudah terjadi lebih dari satu bulan. Menurutnya, selama ini warga berupaya bertahan dengan mengambil air dari kerabat atau sumber lain yang masih tersedia.

“Kalau tidak ada air, warga biasanya mengambil ke keluarga atau mencari sumber lain. Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Banjarbaru Utara yang telah menyediakan air bersih di RT 19 RW 05. Bantuan ini sangat membantu warga,” katanya.

Merespons kondisi tersebut, Polsek Banjarbaru Utara bekerja sama dengan PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak.

Dua Mobil Diturunkan Bantu Distribusi Air Bersih

Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono menyampaikan, pihaknya mendistribusikan dua mobil tangki dengan total 10 ribu liter air ke kawasan Jalan Seledri, Kelurahan Sungai Ulin.

“Pada siang ini Polsek Banjarbaru Utara bersama anggota membagikan air bersih kepada warga di Sungai Ulin. Kami berkoordinasi dan bekerja sama dengan PTAM Intan Banjar. Hari ini kami distribusikan dua tangki dengan total 10 ribu liter air,” ucapnya.

Dari hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sejumlah sumur warga sudah benar-benar kering sehingga distribusi air bersih menjadi kebutuhan mendesak.

Ia menambahkan, musim kemarau masih akan berlangsung hingga awal Oktober. Karena itu, Polsek Banjarbaru Utara akan terus memantau wilayah yang terdampak kekeringan melalui laporan para Bhabinkamtibmas agar bantuan serupa dapat disalurkan ke lokasi lain yang membutuhkan.

“Ini merupakan langkah antisipasi di tengah musim kemarau. Kami akan menunggu informasi dari para Bhabinkamtibmas terkait wilayah yang mengalami kekeringan agar bantuan air bersih bisa segera diberikan,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today