KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Para jurnalis yang tergabung dalam Banua Pers Community berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel akan menggelar aksi penanaman pohon di tiga desa Kabupaten Banjar, pada 2 Agustus 2026.
Ketiga desa itu antara lain, Sungairangas Ulu, Sungairangas Tengah, dan Sungairangas Hambuku. Selain penanaman pohon, rangkaian kegiatan Green Action 2026 ini juga dengan program tukar sampah dengan sembako.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah sekaligus mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Jenis pohon yang akan ditanam adalah tabebuya dan kamboja. Pemilihan kedua jenis pohon tersebut karena memiliki bunga yang indah sehingga dapat mempercantik kawasan ketika tumbuh besar.
Kepala DLH Kalsel, Rahmat Prapto Uduyo, mengatakan pemilihan pohon berbunga mempertimbangkan estetika sekaligus penghijauan. “Sengaja pohon berbunga. Harapannya, ketika sudah besar nanti, pohon-pohon ini terlihat dari jalan dan memberikan pemandangan yang indah,” ucap dia.
Adapun Koordinator Green Action 2026, Sutrisno, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara komunitas pers, pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, penanaman pohon dan pengelolaan sampah harus menjadi gerakan bersama agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang.
Tris menyebut, wartawan juga memang sudah semestinya sangat peduli terhadap lingkungan hidup untuk generasi ke depan.
“Kami mengharapkan kegiatan ini nantinya dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga lingkungan. Termasuk merawat pohon, serta membiasakan pengelolaan sampah yang lebih baik demi terciptanya lingkungan yang bersih, hijau dan sehat,” imbuhnya.
Selain itu, masyarakat umum juga diajak untuk mengikuti lomba konten kreator soal penanaman dan tukar sampah dengan sembako tersebut.
“Lomba ini kami buka untuk umum. Adapun hadiahnya uang tunai jutaan rupiah,” tandas Tris.





