RTH Kamboja Disulap Jadi Alun-Alun, Hadiah Spesial Harjad ke-500 Banjarmasin

oleh
oleh
Wahan bermain di RTH Kamboja Banjarmasin. (Foto: Arum/kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata menyiapkan revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja. Dan Menyulapnya menjadi ruang publik baru yang menjadi alun-alun, sebagai kado hari jadi ke-500.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengatakan perubahan fungsi RTH Kamboja menjadi alun-alun merupakan keinginan Wali Kota Banjarmasin yang akan terwujud pada perayaan lima abad kota ini.

“Di momentum Harjad ke-500 tahun ini, RTH Kamboja akan kami jadikan alun-alun sesuai dengan keinginan Pak Wali karena memang selama ini Banjarmasin tidak memiliki,” ujar Sabil, Selasa (14/7/2026).

RTH Kamboja memiliki lokasi yang sangat strategis di pusat kota. Kawasan tersebut juga telah lengkap berbagai fasilitas sehingga hanya membutuhkan sentuhan revitalisasi untuk bertransformasi menjadi alun-alun.

“Letaknya juga dekat dengan masjid, jadi sangat pas dan strategis untuk menjadi alun-alun,” katanya.

Konsepnya akan menyerupai Alun-Alun Kota Batu, Malang. Revitalisasi berjalan secara bertahap dengan penambahan sejumlah fasilitas baru, khususnya sarana olahraga.

Ia menyampaikan beberapa fasilitastambahan antara lain papan panjat tebing, skatepark, serta area aktivitas lainnya yang mampu menarik masyarakat dari berbagai kalangan.

“Kita ingin di sana menjadi titik berkumpul masyarakat dengan penambahan sejumlah fasilitas olahraga,” jelasnya.

Selain pembangunan fasilitas, dinas juga mengusulkan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menghadirkan tulisan atau landmark bertuliskan “Alun-Alun” sebagai identitas kawasan.

“Kita sudah membuat desainnya, tinggal mengajukan CSR untuk tulisan alun-alun ini,” ungkapnya.

Terkait anggaran revitalisasi, ia menambahkan hingga kini belum ada kepastian nilai. Pasalnya, penghitungan masih berjalan berdasarkan masing-masing item pekerjaan.

“Masih belum ada, masih per item karena memang RTH Kamboja ini sudah bagus. Tinggal sedikit-sedikit saja untuk menjadi alun-alun,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today