KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 di Debarkasi Banjarmasin sudah berakhir setelah jemaah haji kelompok terbang (kloter) BDJ-19 tiba di Asrama Haji di Banjarbaru, Rabu (1/7/2026).
Total jemaah haji Kalsel dan Kalteng tahun ini sebanyak 6.804 dan terbagi 19 kloter. Namun hanya 6.795 jemaah pulang. Sisanya meninggal dunia saat masih berada di Arab Saudi.
“Sembilan jemaah meninggal dunia saat pelaksanaan ibadah haji,” jelas Kabid Penerimaan dan Pemberangkatan Jemaah Haji Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin, Rasyid Luthfiana.
Dari sembilan orang itu, dua jemaah dari Kalimantan Tengah dan tujuh sisanya dari Kalimantan Selatan. Seluruh jemaah yang wafat meninggal dunia karena faktor kesehatan.
Sebagian besar jemaah yang wafat setelah menjalani rangkaian puncak ibadah, yakni Armuzna yang meliputi Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kondisi fisik jemaah yang menurun setelah menjalani rangkaian ibadah yang cukup berat dapat memperburuk penyakit bawaan
Pemerintah memberikan perhatian kepada keluarga jemaah yang wafat.
Kanwil Kemenhaj Kalsel bersama Kantor Kemenhaj kabupaten dan kota diarahkan untuk melakukan takziah ke rumah keluarga jemaah yang meninggal dunia.
Selain itu, jemaah yang wafat selama pelaksanaan ibadah akan mendapatkan asuransi dari Kemenhaj.
“Ketika ada jemaah yang meninggal dunia, kami takziah sekaligus menyampaikan bahwa jemaah tersebut akan mendapatkan asuransi dari Kemenhaj,” paparnya.
“Semoga amal ibadah para jemaah diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” doanya.





