KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Suasana Minggu Raya Banjarbaru semakin semarak dengan dentuman ritme drum dari para talenta muda Kalimantan Selatan. Gelaran Banjarbaru Drum Community yang berlangsung Senin (29/6/2026) malam, menjadi wadah berkumpulnya para drumer Banua, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Ajang ini tidak sekadar menjadi pertunjukan musik, tetapi juga ruang bagi para drumer untuk menunjukkan kemampuan, bertukar pengalaman, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni musik.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Muhammad Irsyad Wiratama Alghifari. Drumer cilik asal Kabupaten Tapin ini tampil percaya diri membawakan permainan drum dengan gaya khasnya.
Anak berusia 12 tahun tersebut membawakan lagu Interstement dari band legendaris Metallica dengan teknik pukulan yang energik.
Perjalanan Irsyad di dunia drum terbilang masih muda. Ia mulai mempelajari alat musik tersebut sejak 2023. Sebelumnya, Irsyad lebih dulu menekuni piano, namun karena ingin tantangan baru, ia memilih beralih ke drum.
“Awalnya bermain piano, kemudian ingin mencoba sesuatu yang lebih menantang, akhirnya belajar drum,” kata Irsyad.
Bakat musik Irsyad terus berkembang hingga kini ia tergabung dalam band Extraordinary. Dukungan keluarga dan bimbingan pelatih turut menjadi bagian penting dalam perjalanan bermusiknya.
“Tentu dukungan ayah dan ibu menjadi motivasi tersendiri. Semoga saya terus bisa belajar untuk menjadi drumer profesional,” harapnya.
Sang ayah, Reza Alghifari, mengaku bangga melihat perkembangan putranya yang semakin percaya diri tampil di berbagai panggung.
Reza mengharapkan wadah seperti Banjarbaru Drumer Community ini dilaksanakan di mana, agar lebih banyak wadah menyalurkan bakat para musisi.
“Kami sebagai orang tua tentu terus men-suport keinginan dan cita-cita anak-anak untuk menjadi apa yang dia inginkan, selagi itu baik,” kata Reza.
Sementara itu, Agus Young yang menjadi coach Irsyad terus memberikan arahan agar kemampuan teknik dan musikalitasnya semakin matang.
Para pegiat musik berharap semakin banyak generasi muda di Kalsel yang berani mengembangkan bakat seni dan membawa nama Banua melalui karya-karya kreatif.





