Ribuan Rumah di Tanahlaut Terdampak Banjir, BPBD Imbau Waspada Pasang Laut dan Hujan Susulan

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Cuaca ekstrem yang disertai pasang air laut memicu banjir rob dan genangan air di sejumlah wilayah Kabupaten Tanahlaut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanahlaut mencatat ribuan rumah warga terdampak banjir berdasarkan data sementara per Kamis (1/1/2026).

Berdasarkan laporan BPBD, Kecamatan Bati-Bati menjadi wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak akibat air yang masuk ke dalam permukiman warga.

Di Kecamatan Bati-Bati, total sebanyak 1.541 rumah terendam banjir. Rinciannya, Desa Benua Raya sebanyak 819 rumah, Desa Bati-Bati 341 rumah, Desa Pandahan 241 rumah, Desa Banyu Irang 90 rumah, Desa Sambangan 21 rumah, Desa Ujung 17 rumah, serta Desa Nusa Indah 12 rumah.

Sementara itu, di Kecamatan Kurau tercatat 905 rumah terdampak. Rinciannya, Desa Kurau memiliki 498 rumah, Desa Handil Negara 237 rumah, Desa Kali Besar 142 rumah, Desa Padang Luas 18 rumah, dan Desa Tambak Sarinah 10 rumah.

BPBD juga mencatat banjir merendam 350 rumah di Kecamatan Bumi Makmur. Ini tersebar di sejumlah desa, antara lain Desa Bumi Harapan, Handil Babirik, hingga Kurau Utara.

Di Kecamatan Tambang Ulang, banjir merendam 32 rumah di Desa Gunung Raja dan enam rumah di Desa Kayu Abang. Sementara di Kecamatan Pelaihari, genangan air terjadi di Kelurahan Pemuda dengan 32 rumah terdampak. Adapun di Kecamatan Bajuin, banjir merendam 30 rumah di Desa Kunyit.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tanahlaut, Aspi, mengatakan tim di lapangan terus melakukan pemantauan tinggi muka air. Mereka juga melakukan koordinasi berjenjang untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan tepat.

“Data yang kami himpun masih bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu. Kami terus berkoordinasi mulai dari tingkat kecamatan hingga desa terdampak. Kami juga melakukan assessment dan kaji cepat di lokasi,” ujar Aspi, Jumat (2/1/2026).

Selain pendataan, BPBD Tanahlaut bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan telah menyiagakan dapur umum. Mereka juga menyediakan layanan kesehatan bagi warga terdampak, terutama di Kecamatan Kurau dan Bati-Bati yang mengalami genangan cukup parah.

Aspi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih belum stabil dan berpotensi memicu banjir susulan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan selalu mengutamakan keselamatan diri, karena cuaca masih berpotensi menimbulkan banjir lanjutan,” tegasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today