KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hutan Lindung Liang Anggang, Banjarbaru.
Upaya tersebut melalui pemadaman, pembasahan lahan, serta pemantauan titik api untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah api kembali meluas ke area sekitarnya.
Fokus penanganan saat ini berada di kawasan Hutan Lindung Lianganggang, tepatnya di Jalan Kurnia.
Berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan, kawasan tersebut masih terpantau adanya asap dan titik api. Kondisi ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan penanganan karhutla, sehingga upaya pemadaman dan pembasahan terus berlangsung untuk mengendalikan kondisi di lokasi terdampak.
Petugas melakukan pemadaman sebagai langkah untuk mengatasi titik api yang masih ada. Selain itu, pembasahan lahan juga menjadi bagian penting dalam upaya penanganan kebakaran, terutama untuk membantu menjaga area terdampak tetap basah dan mengurangi risiko munculnya kembali api di lokasi yang sudah dapat penanganan.
Upaya pemadaman dan pembasahan tersebut secara berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi di lapangan. Keberadaan asap dan titik api yang masih terpantau untuk mengetahui perkembangan situasi serta memastikan penanganan pada area yang membutuhkan perhatian.
“Dengan melakukan pemantauan, petugas dapat mengetahui perkembangan kondisi di lokasi. Serta melanjutkan upaya penanganan sesuai dengan keadaan di lapangan,” papar Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra.
Kawasan Hutan Lindung Lianganggang menjadi lokasi yang mendapat perhatian dalam upaya penanganan karhutla. Fokus kegiatan di Jalan Kurnia pada pengendalian titik api yang masih terpantau, pelaksanaan pembasahan lahan. Serta pemantauan terhadap area yang terdampak kebakaran.
“Kami terus berkomitmen untuk terus melakukan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan,” tuntas Fathimatuzzahra.





