Intrusi Air Laut Kepung Sungai Bilu, PAM Bandarmasih Stop Intake dan Buka Layanan Tangki Darurat

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Intrusi air laut yang semakin parah memaksa PAM Bandarmasih menghentikan total pengoperasian Intake Sungai Bilu. Kadar garam air baku di lokasi tersebut melonjak hingga 2.116 miligram per liter. Angka itu jauh melampaui ambang batas 250 miligram per liter.

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, menjelaskan bahwa penghentian Intake Sungai Bilu berlangsung selama sekitar sembilan jam. Selama kondisi tersebut, IPA 1 hanya mengandalkan pasokan air kiriman dari IPA 2. Dengan debit yang tersedia hanya sekitar 1.000 meter kubik per jam.

“Dengan adanya musim kemarau yang panjang ini berdampak adanya intrusi air laut dan intake kita tidak berfungsi,” ujarnya, Senin (10/8/2026).

Banjarmasin Barat dan Utara Turun 40 Persen

Dampak paling signifikan sangat berdampak ke pelanggan di wilayah Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara, khususnya kawasan Alalak, dengan penurunan pelayanan mencapai sekitar 40 persen. Gangguan juga dirasakan pelanggan di Banjarmasin Timur dengan penurunan sekitar 10 persen karena air baku harus dibagi untuk memasok IPA 1. Penurunan tekanan juga terjadi di kawasan Gerilya dan Banjarmasin Utara melalui Banua Anyar.

PAM Bandarmasih membuka layanan bantuan air bersih melalui mobil tangki bagi masyarakat yang mengalami kesulitan. Zulbadi mengimbau warga yang membutuhkan air agar menyampaikan permintaan resmi melalui RT.

“Kami dari PAM Bandarmasih memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas kondisi ini,” ujarnya. 

Visited 1 times, 1 visit(s) today