Antisipasi Intrusi Air Laut, Banjarmasin Siapkan Embung dan Pipa 9,3 Km Menuju IPA 2 Pramuka

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai menyiapkan strategi jangka panjang menghadapi ancaman intrusi air laut saat musim kemarau. Dua proyek besar yakni pembangunan embung di Pematang Panjang. Dan pemasangan jaringan pipa berdiameter 1.200 milimeter sepanjang 9,3 kilometer menuju IPA 2 Pramuka jadi solusi.

Rencana ini terungkap dalam rapat Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, bersama Sekda Ichrom Muftezar. Serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, dan sejumlah kepala SKPD terkait, Jumat (21/8/2026).

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, menjelaskan bahwa embung di Pematang Panjang akan menjadi sumber cadangan air baku. Ketika debit sungai menurun akibat kemarau.

“Pembangunan embung ini menjadi salah satu upaya kita menyediakan cadangan air baku, terutama ketika menghadapi musim kemarau panjang,” ujarnya.

Persoalan utama saat kemarau bukan hanya berkurangnya debit air sungai. Ketika permukaan sungai menurun, air laut lebih mudah masuk melalui intrusi. Sementara fasilitas pengolahan air PAM Bandarmasih dirancang untuk mengolah air sungai, bukan air asin.

“IPA yang kita miliki itu hanya bisa mengolah air sungai menjadi air minum, bukan mengolah air asin menjadi air minum,” jelasnya.

Jaringan pipa dari Pematang Panjang menuju IPA 2 Pramuka berada di wilayah Banjarmasin Timur. Untuk merealisasikannya, Pemkot Banjarmasin berharap dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dengan melibatkan BWS Kalimantan III.

Visited 1 times, 1 visit(s) today