KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 di Aula Disdikbud Balangan, Kamis (2/7/2026). Forum ini mengusung tema Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas, Transparan, dan Partisipatif.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balangan, H Abiji, menjelaskan bahwa FKP bertujuan menghimpun masukan dan saran dari masyarakat. Sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik.
“Forum konsultasi publik ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Agar pelayanan pendidikan terus meningkat, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balangan memaparkan 13 jenis layanan publik bagj masyarakat. Meliputi pendampingan dana BOS, layanan informasi publik, legalisasi ijazah, rekomendasi mutasi guru dan siswa. Selain itu juga penggantian ijazah atau STTB, penanganan pengaduan masyarakat, hingga rekomendasi teknis pendirian satuan pendidikan.
Program Prioritas Pendidikan dan Kebudayaan
Dinas juga memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya Kartu Balangan Pintar, Beasiswa Prestasi, pelatihan bakal calon kepala sekolah (BCKS). Juga revitalisasi bahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu, Pemilihan Nanang Galuh, Jelajah Cagar Budaya. Serta pembinaan kesenian, dan Festival Budaya Banua Sanggam.
Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Kalsel, Dr Wasimin, menilai forum ini menjadi momentum penting mendorong peningkatan kualitas SDM di lingkungan pendidikan.
“Kepala sekolah yang baik akan mampu menghasilkan guru-guru yang baik di dalam sekolahnya,” katanya.
Dalam FKP 2026 ini hadir Ketua Dewan Pendidikan, Ketua Dewan Kesenian, Badan Pengawas Sekolah. Serta sekitar 60 perwakilan kepala satuan pendidikan jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Balangan.





