KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Banjarmasin melayangkan surat resmi. Kepada PT Juru selaku pengelola Kampung Ketupat untuk mempertanyakan arah pengembangan destinasi wisata yang kini terbengkalai dan rusak, Kamis (25/6/2026).
Kepala Disbudporapar Banjarmasin, Ibnu Sabil, menjelaskan bahwa pemanggilan dilakukan untuk meminta keterangan langsung dari pengelola.
“Kami sudah melayangkan surat kepada PT Juru terkait bagaimana pengembangan destinasi ini ke depan. Apakah masih lanjut atau bagaimana, karena ini menjadi bagian dari pengawasan kami,” ujarnya.
Namun hingga kini surat tersebut belum mendapat respons. Dinas berencana mengirim surat kedua serta tenggat waktu sekitar satu minggu.
“Jika tetap tidak ada jawaban, kami akan melapor kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan tim kerja sama untuk menentukan langkah selanjutnya,” tegas Sabil.
Menurut Sabil, kondisi Kampung Ketupat saat ini sangat strategis. Mengingat kawasan ini berada di lokasi strategis berdekatan dengan Menara Pandang dan Patung Bekantan. Wali Kota Banjarmasin menginginkan kawasan ini menjadi bagian dari destinasi wisata kota, baik dengan konsep Kampung Ketupat maupun konsep baru dengan pengelola berbeda.
Sabil menegaskan bahwa jika pengelolaan beralih kepada dinas, pihaknya siap melakukan penataan dan pengembangan secara maksimal sesuai arahan pimpinan.





