KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai membenahi wajah wisata susur sungai dengan konsep pelayanan yang lebih profesional. Salah satunya melalui pemberian seragam khusus kepada 80 motoris klotok agar tampil lebih rapi saat melayani wisatawan.
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menjelaskan bahwa langkah ini terinspirasi dari konsep wisata sungai di Belanda. Pengemudi kapal wisata di sana tampil rapi dan panggilannya sebagai kapten.
“Konsep itu yang coba kita terapkan di Banjarmasin agar pelayanan wisata susur sungai menjadi lebih berkesan dan profesional,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Selain penampilan, Pemkot juga membangun standar etika pelayanan bagi para motoris klotok. Melalui arahan tentang cara melayani pengunjung secara sopan, ramah, dan nyaman.
“Kita ingin pengunjung merasa nyaman. Jangan lagi ada motoris berpakaian tapih atau memakai baju robek saat membawa wisatawan,” tegasnya.
Program seragam ini masih dalam tahap uji coba dan berlaku setiap akhir pekan, yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu. Setiap motoris menerima dua stel seragam. Jika evaluasinya positif, penggunaan seragam akan setiap hari.
Ibnu Sabil berharap langkah ini mampu mengangkat citra wisata susur sungai Banjarmasin agar semakin tertata, modern. Serta mampu bersaing sebagai destinasi unggulan berbasis budaya sungai. (MAKIN TAHU INDONESIA)





