KALSELMAJU.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu menggelar Workshop Manajemen Risiko Organisasi Tahun 2026 lingkup pemerintah daerah se-Kalimantan Selatan, Kamis (2/4/2026), di Pendopo Kantor Bupati Batulicin.
Kegiatan ini mengikutkan perwakilan Inspektorat dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Mewakili Bupati Tanahbumbu, Andi Rudi Latif, Sekretaris Daerah Yulian Herawati membuka acara. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Kepala BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Ayi Royanto, sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan yang semakin dinamis dan kompleks.
“Setiap kebijakan dan program memiliki potensi risiko yang harus diidentifikasi, dianalisis, dan dikelola secara tepat,” ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan risiko yang efektif akan meningkatkan kualitas perencanaan, ketepatan pengambilan keputusan, serta pencapaian target pembangunan daerah.
Ia menilai workshop ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen. Dalam penerapan manajemen risiko secara sistematis dan berkelanjutan di lingkungan pemerintah daerah.
Pemerintah daerah juga berharap peserta dapat memahami materi yang tersampaikan dan mengimplementasikannya di instansi masing-masing.
Melalui kegiatan ini, tata kelola pemerintahan di Kalimantan Selatan, khususnya di Tanahbumbu, harapannya semakin profesional, dan akuntabel. Serta adaptif dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.





