KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Kawasan kediaman resmi Bupati Kabupaten Tanahlaut, yakni Balairung Tuntung Pandang, kini tampil dengan wajah baru.
Perubahan terlihat pada desain pagar yang lebih kokoh dengan dominasi warna kuning emas. Penataan ini sebagai bagian dari pemeliharaan aset pemerintah sekaligus peningkatan nilai estetika kawasan pusat kota.
Kepala DPRKPLH Tanahlaut, Gusti Dwi Erzandi, mengatakan, pembaruan desain pagar Balairung Tuntung Pandang tersebut tidak hanya menonjolkan aspek visual, tetapi juga membawa identitas lokal Tanahlaut.
“Desain pagar ini memiliki makna filosofis yang sarat dengan nilai kearifan lokal. Bentuknya mengadopsi elemen tiang-tiang perahu nelayan yang melambangkan kekuatan serta keteguhan,” ujar Erzandi, Rabu (4/3/2026).
Selain elemen perahu nelayan, desain pagar juga lengkap ornamen yang merepresentasikan mangrove. Kedua unsur tersebut menggambarkan karakter wilayah pesisir Tanahlaut.
“Elemen tiang perahu melambangkan kekuatan dan keteguhan dalam menghadapi tantangan, sementara mangrove merepresentasikan perlindungan serta keseimbangan ekosistem pesisir,” jelasnya.
Meski merupakan kawasan kediaman resmi bupati, Erzandi menegaskan konsep penataan tetap mengedepankan keterbukaan bagi masyarakat.
“Secara konsep, kawasan ini tidak ditutup. Masyarakat tetap bisa menikmati kawasan ini sebagai bagian dari ruang publik di pusat kota,” katanya.
Penataan pagar tersebut agar dapat memperkuat citra kawasan pemerintahan sekaligus menjaga kualitas visual lingkungan perkotaan di Tanahlaut.





