KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Tekanan kini berada di pundak PS Barito Putera. Pada putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026, Laskar Antasari akan menjamu Kendal Tornado di Stadion 17 Mei, dalam laga krusial penentu arah persaingan papan atas Grup B, Minggu (22/2/2026).
Barito kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara, hanya unggul satu poin dari Kendal Tornado di posisi keempat. Selisih tipis itu membuat laga ini menjadi penentu penting untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Situasi tuan rumah semakin tertekan karena tren performa yang menurun. Setelah sempat berada di puncak klasemen, Barito melorot ke posisi tiga. Dalam lima laga terakhir, Barito hanya meraih satu hasil imbang dan empat kekalahan, atau mengoleksi tiga dari 15 poin maksimal.
Pelatih Barito, Stefano Cugurra, mengakui timnya langsung melakukan evaluasi usai kekalahan dari Persipura Jayapura di Stadion Lukas Enembe.
“Saat ini persiapan bagus. Setelah pulang dari Jayapura kita langsung latihan. Semua komponen tim sudah tahu kondisi kami karena beberapa pertandingan tidak menang dan kita banyak main di luar,” ujarnya.
Menurut pelatih asal Brasil itu, persaingan di enam besar masih terbuka. Namun, fokus utama tim saat ini adalah pembenahan internal.
“Semua punya kesempatan. Tapi bagaimana kita fokus kepada tim kita saja,” tegasnya.
Dari sisi komposisi, absennya Fabiano Beltrame dan Haudi Abdillah di lini belakang tidak dianggap sebagai masalah besar. Pelatih memastikan komposisi pemain pelapis telah tersedia.
Salah satu pekerjaan rumah utama Barito berada di lini depan. Dalam beberapa laga terakhir, efektivitas penyelesaian akhir menjadi sorotan meski peluang tercipta.
“Pemain depan pasti ingin cetak gol. Mereka harus lebih tenang dan percaya diri. Bukan hanya finishing, tapi umpan terakhir juga harus dimaksimalkan,” jelas Cugurra.
Sementara itu, perwakilan pemain Barito, Alexsandro Ferreira, memastikan tim dalam kondisi siap.
“Kita punya persiapan bagus. Kita sudah evaluasi kekurangan dari pertandingan sebelumnya dan sudah memperbaikinya. Kita berharap besok bisa menang,” katanya.
Dengan jarak poin yang sangat tipis dan tekanan akibat tren negatif, laga di Stadion 17 Mei menjadi ujian mental sekaligus momentum kebangkitan bagi Barito Putera. Kekalahan berpotensi membuat posisi mereka akan tergeser oleh Kendal Tornado.





