Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Balangan Periode 2026–2030 Resmi Dibuka

oleh
oleh
Formulir pendaftaran dapat diambil dan berkas pendaftaran diserahkan langsung ke Sekretariat KONI Kabupaten Balangan. (Foto: Rahmat/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Balangan resmi membuka penjaringan calon Ketua Umum KONI Balangan untuk masa bakti 2026–2030. Pendaftaran mulai hari ini (19/01/2026) hingga (25/01/2026)

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, H. Yazid Fahri, mengatakan penjaringan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Balangan. Jadwal Musorkab akan berlangsung pada 30 Januari 2026.

“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik Balangan yang memenuhi syarat untuk mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum KONI. Masa pendaftaran dibuka selama tujuh hari,” ujar Yazid Fahri, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, setelah masa pendaftaran, tim penjaringan akan melakukan verifikasi berkas pada 26 Januari. Bakal calon yang belum memenuhi kelengkapan administrasi masih dapat kesempatan melakukan perbaikan selama dua hari 27–28 Januari 2026.

“Perbaikan berkas hanya sebatas penyempurnaan administrasi, bukan melengkapi dokumen yang belum ada. Karena itu, kami mengimbau seluruh bakal calon memastikan persyaratan sudah lengkap sejak awal pendaftaran,” tegasnya.

Pengumuman dan penetapan calon Ketua Umum KONI Balangan akan berlangsung pada 29 Januari 2026, atau sehari sebelum pelaksanaan Musorkab.

Tim Penjaringan dan Penyaringan juga menetapkan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi oleh bakal calon. Secara administrasi, calon harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Kabupaten Balangan, terbukti dengan KTP. Selain itu, calon harus berusia minimal 30 tahun. Calon juga harus berpendidikan paling rendah SLTA atau sederajat.

Selain itu, bakal calon wajib melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Calon juga wajib melampirkan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah. Selanjutnya, calon melampirkan surat bebas narkoba dari BNN atau rumah sakit pemerintah.

“Yang tak kalah penting, bakal calon harus memiliki pengalaman sebagai pengurus organisasi olahraga di Balangan, baik di tingkat KONI maupun cabang olahraga. Hal ini dibuktikan dengan SK kepengurusan, agar calon benar-benar memahami dinamika keolahragaan daerah,” jelas Yazid.

Bakal calon juga wajib memperoleh dukungan minimal dari 10 cabang olahraga (cabor) anggota KONI Kabupaten Balangan. Formulir dukungan tersedia di tim penjaringan.

Yazid menegaskan, KONI Balangan membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya memenuhi syarat administrasi. Pemimpin juga harus memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta dedikasi tinggi.

“Kami mencari figur yang memiliki kepribadian baik, kemampuan manajerial, serta waktu dan komitmen untuk memajukan olahraga Balangan. Ketua KONI harus mampu menjadi pengayom dan pemersatu seluruh insan olahraga,” paparnya.

Calon Ketua Umum harapannya memiliki visi dan misi yang jelas dalam pembinaan olahraga prestasi. Selain itu, calon harus mampu membangun kerja sama dengan dunia usaha dan instansi terkait. Upaya ini dilakukan guna menunjang peningkatan kualitas atlet daerah.

Visited 1 times, 1 visit(s) today