KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Ratusan pelajar, guru, aparatur kecamatan, hingga pasukan turbo bergotong royong membersihkan saluran drainase yang selama ini mengalami pendangkalan. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya normalisasi sungai dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Kegiatan ini mendorong lahirnya gerakan lingkungan berbasis pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program prioritas Wali Kota Banjarmasin. Selain itu, kegiatan ini juga memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter pelajar.
“Sesuai dengan kegiatan prioritas Pak Wali Kota terkait normalisasi sungai dan drainase. Kawasan Kompleks Pelajar Mulawarman ini memang sering terjadi genangan. Drainasenya mengalami pendangkalan cukup tinggi. Sehingga hari ini giat pembersihan dengan melibatkan sekolah-sekolah di kawasan Mulawarman,” ujar Ryan di sela kegiatan, Kamis (30/1/2026).
Ryan menekankan, menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi budaya yang melekat dalam diri pelajar, bukan semata tanggung jawab pemerintah.
“Kami ingin menyiratkan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, khususnya para pelajar di Kota Banjarmasin. Ini untuk menumbuhkan kembali rasa kepedulian mereka terhadap lingkungan sekitar,” jelasnya.
Menurutnya, aksi ini merupakan bagian dari proses pendidikan yang utuh.
“Ini bukan hanya soal olah pikir, tapi juga olah rasa—menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap lingkungan,” tambah Ryan.
Senada, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Banjarmasin Tengah, Ignasius Rizki Perdana, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR. Dengan demikian, gerakan normalisasi sungai dan drainase berjalan optimal hingga ke tingkat lingkungan.
“Bersih-bersih lingkungan hari ini dilakukan bersama para pelajar. Kita ingin mereka peduli, mencintai lingkungan, sungai, dan merawat drainase di kawasan ini agar genangan akibat hujan dan air pasang bisa cepat surut,” terangnya.





