KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, secara terbuka meminta jajaran direksi PT Air Minum Sanggam Balangan (AMSB) atau PDAM Balangan untuk segera berbenah. Hal ini menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan air bersih.
Saiful Arif mengatakan, dalam beberapa hari terakhir DPRD menerima banyak laporan dari warga mengenai buruknya pelayanan PDAM. Terutama, ada keluhan air yang tidak mengalir di sejumlah wilayah Kecamatan Paringin Selatan.
“Dalam beberapa hari ini banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait pelayanan PDAM Balangan, terutama air yang tidak mengalir di beberapa titik di Paringin Selatan,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Selain persoalan distribusi air, Saiful Arif juga menyoroti lambannya realisasi penyertaan modal pemerintah daerah kepada PT Air Minum Sanggam Balangan. Modal tersebut telah dikucurkan sejak 2024.
Menurutnya, keterlambatan pemanfaatan penyertaan modal turut berdampak pada kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Penggunaan dana seharusnya untuk memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kinerja perusahaan daerah.
“Penyertaan modal ini tujuannya untuk menunjang pelayanan air bersih. Kalau realisasinya lambat, tentu berdampak langsung kepada masyarakat sebagai pelanggan,” tegasnya.
Saiful Arif menekankan bahwa akses terhadap air bersih merupakan hak dasar masyarakat sesuai standar pelayanan publik. Oleh karena itu, ia meminta PDAM Balangan menjadikan peningkatan infrastruktur dan tata kelola perusahaan sebagai prioritas utama.
Politisi Partai Demokrat Balangan ini berharap pembenahan internal dan percepatan realisasi penyertaan modal dapat menjamin ketersediaan air bersih yang layak. Hal ini sekaligus meningkatkan kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
“Kami sangat berharap PDAM Balangan segera berbenah dan merealisasikan penyertaan modal tersebut demi pelayanan air bersih yang lebih baik,” pungkasnya.





