KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan pembangunan Tugu Nol Kilometer Banjarmasin rampung pada akhir Desember 2025, dan segera meresmikannya.
Setelah pengerjaan selesai, aset tugu tersebut akan diserahkan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel kepada Biro Umum Setdaprov Kalsel untuk pengelolaan lebih lanjut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, memastikan proyek Tugu Nol Kilometer selesai tahun ini. Namun sebelum peresmian, ia menilai perlu ada badan pengelola agar pengelolaan kawasan dapat berjalan optimal.
“Kalau sudah peresmian pasti akan ramai pengunjung. Sebaiknya badan pengelola terbentuk lebih dahulu supaya pengaturannya jelas,” ujar Yasin, Kamis (18/12/2025).
Pembangunan Tugu Nol Kilometer ini menelan anggaran sekitar Rp124 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, Pemprov Kalsel juga mengalokasikan anggaran lanjutan sebesar Rp18 miliar untuk penyediaan sarana dan prasarana pendukung.
Tugu Nol Kilometer memiliki tinggi 99 meter dengan lima lantai. Bangunan ini tidak hanya berfungsi sebagai menara pandang wisata, tetapi juga sebagai sarana promosi daerah.
Di dalam kawasan tugu tersedia sejumlah outlet bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha, menambahkan pengelolaan tugu nantinya akan melibatkan lintas sektor, termasuk dinas pariwisata, perindustrian, perdagangan, serta koperasi.
“Perlu koordinasi lintas sektor, termasuk pembentukan badan pengelola untuk pengisian dan pengelolaan outlet UMKM,” ujarnya.
Ia memastikan, setelah peresmian, Tugu Nol Kilometer Banjarmasin akan terbuka bagi masyarakat umum.





