KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin membuka posko pelayanan bagi jemaah yang mengikuti kegiatan rutin momen 5 Rajab, Minggu (28/12/2025).
Posko ini berlokasi strategis di halaman TVRI Kalimantan Selatan, Jalan A. Yani KM 6, sebagai titik singgah utama ribuan jemaah yang melintas di Kota Banjarmasin.
Di posko tersebut, Pemkot Banjarmasin menyiapkan sekitar 2.000 porsi makanan prasmanan gratis. Ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan logistik jemaah dari berbagai daerah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan jemaah dapat beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan menuju Sekumpul.
Kasubag Rumah Tangga dan Perlengkapan Bagian Umum Setdako Banjarmasin, Ahmad Zazuli, mengatakan posko ini dirancang sebagai bentuk pelayanan maksimal bagi para jemaah Sekumpul.
“Kami ingin memastikan jemaah yang melintas di Banjarmasin bisa beristirahat dengan layak dan tidak kesulitan logistik. Karena itu, kami siapkan sekitar 2.000 porsi makanan prasmanan secara gratis,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).
Tak hanya menyediakan konsumsi, jelas Zazuli Pemkot Banjarmasin juga mendirikan tenda-tenda besar. Tenda ini dapat berguna bagj jemaah yang hendak beristirahat sejenak dan memulihkan tenaga.
Menurut Zazuli, fasilitas ini penting demi menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap bugar dan selamat selama perjalanan panjang.
“Jemaah bisa beristirahat di tenda yang kami sediakan. Ini penting agar mereka tetap fit sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.
Menariknya, posko pelayanan ini juga ada bengkel dan layanan tambal ban gratis. Fasilitas tersebut tersedia untuk mengantisipasi kendala teknis kendaraan, khususnya roda dua.
“Jika ada motor jemaah yang mengalami masalah ringan, seperti ban bocor, bisa langsung tambal di posko. Semuanya gratis,” tambahnya.
Ia berharap keberadaan posko ini dapat membantu kelancaran perjalanan jemaah. Ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Pemkot Banjarmasin dalam mendukung pelaksanaan kegiatan rutin 5 Rajab.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk melayani masyarakat, khususnya para jemaah Haul Guru Sekumpul,” tutup Zazuli.





