KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Meski masa libur sekolah sedang berlangsung, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Banjarmasin Utara tetap beroperasi.
Hal ini karena masih adanya permintaan dari sejumlah sekolah yang siswanya bersedia mengambil paket MBG.
Pengelola SPPG Kecamatan Banjarmasin Utara, Aftahuddin, mengatakan program MBG sepenuhnya kembali ke pihak sekolah sesuai arahan pemerintah pusat. Selama siswa bersedia mengambil jatah makan bergizi, pihak penyedia wajib menyesuaikan.
“Kalau siswa mau mengambil, kami sebagai penyedia harus siap. Karena sesuai arahan pusat, MBG ini dikembalikan ke keputusan sekolah,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).
Ia mencontohkan, sekolah-sekolah di Kelurahan Belitung Selatan masih meminta hingga 1.000 porsi MBG karena banyak siswa yang tetap mengambil paket meski sedang libur.
Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Sungai Miai, di mana sekitar tujuh sekolah masih aktif mengambil hampir 1.000 porsi MBG.
“MBG ini memang jadi kebutuhan. Jadi siswa tetap datang mengambil. Kami hanya menyesuaikan jumlah dan menyiapkan sesuai permintaan. Kalau siswa tidak mengambil, maka jatahnya hangus,” jelas Aftah.
Selama masa libur sekolah, Aftah menerangkan menu MBG juga menyesuaikan agar lebih efisien.
Makanan yang tersedia berupa makanan kering sehingga lebih praktis saat pembagian kepada siswa.
Tak hanya itu, Aftah mengungkapkan bahwa mulai awal tahun 2026, cakupan program MBG akan lebih luas. Selain siswa sekolah, sasaran baru akan mencakup kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Manula dan anak-anak gelandangan juga akan menjadi sasaran karena mereka sangat membutuhkan asupan makanan bergizi. Rencananya program ini mulai berjalan Januari 2026,” terangnya.
Untuk pendataan sasaran baru tersebut, pihak SPPG akan berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Sosial Kota Banjarmasin.
“Intinya, anak-anak di seluruh Indonesia wajib menerima makanan bergizi gratis agar tidak ada lagi anak yang mengalami stunting,” tegasnya.
Saat ini, dapur MBG di Kecamatan Banjarmasin Utara menyiapkan lebih dari 3.000 porsi per hari untuk siswa dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring meluasnya sasaran penerima manfaat.
“3.000 lebih itu baru untuk siswa sekolah. Belum termasuk sasaran 3B,” pungkasnya.





