KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Antusiasme warga Kota Banjarmasin terlihat tinggi dalam gelaran Bazar dan Pasar Murah yang berlangsung di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kamboja, Selasa (23/12/2025).
Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong datang untuk memborong kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.
Pasar murah inisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 21 hingga 23 Desember 2025.
Beragam kebutuhan pokok tersedia dalam bentuk paket, mulai dari gula pasir, minyak goreng, telur ayam, beras, hingga bawang merah dan bawang putih.
Salah seorang warga Basirih, Rahmawati, mengaku tak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Ia bahkan membeli seluruh paket sembako yang tersedia karena selisih harga yang cukup signifikan daripada harga pasar.
“Semua saya beli karena harganya jauh lebih murah daripada di pasar,” ujar Rahmawati.
Ia mencontohkan, harga telur ayam di pasar saat ini mencapai Rp30 ribu per kilogram. Sementara di pasar murah, telur ayam hanya Rp25 ribu per kilogram.
Begitu pula dengan bawang merah dan bawang putih yang biasanya tembus Rp40 ribu per kilogram di pasar, namun di bazar ini bisa mendapat paket setengah kilogram bawang merah dan seperempat kilogram bawang putih dengan harga Rp28 ribu.
“Lumayan jauh selisihnya. Sangat membantu, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru biasanya harga bahan pokok naik,” kata dia.
Hal senada Martinah, warga lainnya yang mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Namun, tingginya antusiasme warga membuat sejumlah paket sembako cepat habis.
“Saya tidak kebagian paket gula dua kilogram dan minyak goreng dua liter merek Minyakita yang harganya cuma Rp55 ribu. Sudah habis, jadi cuma beli telur dan bawang,” tuturnya.
Martinah berharap ke depan Pemkot Banjarmasin dapat menambah jumlah paket sembako bersubsidi agar lebih banyak warga yang bisa merasakan manfaatnya.
Menurutnya, pasar murah sangat membantu ibu rumah tangga dalam mengatur pengeluaran, terutama saat harga bahan pokok cenderung naik di momen hari besar.
“Mudah-mudahan ke depan bisa lebih banyak lagi. Tadi baru buka saja sudah habis, tapi wajar karena ini hari terakhir,” pungkasnya.





