Samsat Banjarbaru Catat Realisasi Pajak Daerah, Capai 85 Persen

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Realisasi penerimaan pajak daerah dan pendapatan lainnya hingga Oktober 2025 oleh UPPD Samsat Banjarbaru mencapai 85 persen dari target dibebankan.

Hingga 31 Oktober 2025, total realisasi penerimaan mencapai Rp103,33 miliar dari target perubahan sebesar Rp121,45 miliar. Meski belum sepenuhnya terpenuhi, beberapa jenis penerimaan menunjukkan kinerja yang cukup baik di tengah kondisi ekonomi daerah yang dinamis.

Dua sumber utama pendapatan adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB). Keduanya masih menjadi tumpuan utama penerimaan daerah.

Realisasi PKB mencapai Rp63,62 miliar atau 80,46 persen dari target perubahan sebesar Rp79,07 miliar.

Sedangkan BBN-KB menembus Rp38,91 miliar atau 93,67 persen dari target.

Pencapaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran wajib pajak. Termasuk optimalisasi layanan digital dan kegiatan jemput bola di lapangan.

“Kami terus berupaya menjaga tren positif ini dengan memperkuat pelayanan dan memperluas akses pembayaran pajak,” ujar Kepala UPPD Banjarbaru, M. Arli Bonny Primananda, Selasa (28/10). Ini termasuk melalui kanal daring dan Samsat keliling.

Beberapa jenis penerimaan lain, seperti SP3 Dealer dan Pajak Air Permukaan (PAP), juga menunjukkan capaian cukup stabil. Masing-masing realisasi mencapai 90,13 persen dan 85,03 persen.

Sementara itu, Pajak Alat Berat (PAB) menjadi satu-satunya jenis penerimaan yang melampaui target. Ini mencapai 153,33 persen dari target perubahan Rp27 juta, dengan realisasi sebesar Rp41,39 juta.

Dari hasil perbandingan antara tahun 2024 dan 2025, penerimaan PKB tahun ini turun sekitar 40 persen. Selain itu, BBN-KB turun 77 persen.

Hal ini seiring dengan adanya perubahan target murni serta faktor eksternal seperti tingkat penjualan kendaraan baru yang melambat.

Visited 1 times, 1 visit(s) today