KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat komitmen dalam membangun kota yang ramah anak dan inklusif. Melalui program Banjarbaru Charity, yang menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim. Termasuk bagi penyandang disabilitas, dan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut. sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi hak-hak anak, terutama mereka yang berkebutuhan khusus.
“Peran kami tidak hanya di bidang pendidikan, tapi juga dalam rehabilitasi sosial, penyediaan layanan pendidikan inklusif, pelatihan guru, fasilitas pendukung, hingga layanan kesehatan,” ujar Lisa saat kegiatan penyaluran bantuan, Kamis (7/8).
Melalui Dinas Sosial Banjarbaru, program ini juga menyasar keluarga penyandang disabilitas yang telah terdata. Bantuan diberikan tidak hanya berupa perlengkapan sekolah, namun juga mencakup berbagai kebutuhan sosial lainnya.
Penerima Manfaat Dapat Pendampingan
Kepala Dinas Sosial Banjarbaru, Rokhyat Riyadi, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pendampingan menyeluruh bagi keluarga yang membutuhkan. Salah satu contohnya adalah pendampingan pengobatan bagi seorang ayah dari keluarga disabilitas yang mengidap kanker mulut.
“Ke depan, keluarga ini juga akan kami masukkan dalam daftar penerima berbagai program sosial lainnya yang kami kelola,” katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Banjarbaru, Emi Lasari, mengapresiasi program Banjarbaru Charity sebagai langkah nyata pemerintah dalam memperhatikan kelompok rentan.
“Program ini sejalan dengan semangat kemanusiaan, seperti insentif untuk penggali kubur, bantuan rumah tidak layak huni, hingga perlengkapan sekolah bagi keluarga tidak mampu,” ucap Emi.
Ia menilai, kehadiran langsung Wali Kota dalam kegiatan sosial ini bukan sekadar seremoni, tapi menunjukkan kepedulian dan pemahaman terhadap kondisi riil masyarakat.
“Dengan turun langsung ke lapangan, kita bisa tahu apa yang masih kurang. Misalnya, anak yang belum memiliki akses pendidikan inklusi, rumah tidak layak huni, atau bahkan belum terdata dalam layanan sosial. Ini bisa menjadi evaluasi bersama,” jelasnya.
Emi juga menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus mendukung program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar lainnya.





