Waspada Beras Oplosan, Sudah Masuk Kalsel?, Kepala Disdag : Pasti Kami Atensi

oleh
Ilustrasi. Beras yang beredar terindikasi ada yang oplosan. Foto : Pixabay/ImageParty
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Beras oplosan telah beredar. Bahkan kabarnya sudah berjalan kurun waktunya setahun terakhir. Menurut keterangan Kementerian Pertanian. Terindikasi ratusan merek mengoplos beras.

Pertanyaannya apakah beras oplosan sudah masuk Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel, H. Ahmad Bagiawan, pihaknya akan turun ke lapangan secara diam-diam. Hal tersebut berbeda dengan Razia. Bagiawan menyebut jika Razia maka berpotensi beras tidak beredar sementara.

“Yang pasti terkait beras oplosan jadi atensi kami. Oplosan jelas secara aturan kesehatan tidak memenuhi standar. Nanti kami turun ke lapangan secara sembunyi,” ujar pria dengan sapaan akrab H. Gia ini, Kamis (17/7/2025).

H. Gia menyebut terdapat beberapa merek yang mengoplos. Penggunana bahan tidak ada kejelasan. Sehingga untuk kesehatan bisa membahayakan. “Informasi yang kami terima dugaannya ada yang sudah pakai merk dan menggunakan kemasan. Khusus beras lokal sepertinya tidak ada yang oplos,” bebernya.

Menurut H. Gia pihaknya akan serius dan menindaklanjuti informasi dari pemerintah pusat. Ia mengimbau semua pihak perlu berjaga-jaga dan waspada terhadap oplosan. “Ke depan kami bentuk tim bersama dengan pihak kepolisian. Kami akan memebntuk tim koordinasi dengan semua instansi terkait,” bebernya.

Masyarakat perlu mengetahui perbedaan beras asli dan oplosan. Jangan membeli beras hanya berdasarkan harga murah. Bisa saja selisih harga tidak terlalu besar tapi yang satu asli dan satunya oplosan.

“Masyarakat kadang yang penting murah. Misal beras merk tertentu yang satu harga Rp175 ribu  yang palsu Rp150. Sebagian orang hanya karena beda 25 dikira sama padahal bungkusan sama isinya lain,” himbau H. Gia.

Visited 1 times, 1 visit(s) today