Pemerintah Tanah Bumbu Gelar Rakoor Advokasi Posyandu 2025: Perkuat Implementasi SPM dengan Fokus Kesehatan dan Kesejahteraan

oleh
rapat koordinasi
Foto bersama Rapat Koordinasi (Rakoor) Advokasi Tim Pembina Posyandu Tahun 2025, Senin (26/5/2025) di Batulicin. -(foto:mctanbu)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, TANAHBUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) Advokasi Tim Pembina Posyandu Tahun 2025, Senin (26/5/2025) di Batulicin.

Rapat Koordinasi mengintensifkan peran Tim Pembina Posyandu dalam menerapkan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Bupati Andi Rudi Latif memiliki tujuan utama dalam rapat koordinasi ini. Tujuan tersebut adalah memperjelas peran dan tanggung jawab Tim Pembina Posyandu, agar mampu mengoptimalkan pelaksanaan SPM. Dalam bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Pemerintah daerah menilai bahwa penguatan Posyandu menjadi salah satu elemen penting. Dalam memperluas jangkauan pelayanan publik hingga ke tingkat akar rumput.

Bupati Andi Rudi Latif, melalui Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu dr. Muhammad Yandi Noorjaya, menekankan pentingnya peran Posyandu. Menurutnya, peran tersebut adalah dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia menyebut kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Para kader Posyandu adalah garda terdepan dalam memberikan layanan yang berkualitas bagi masyarakat,” jelas dr. Muhammad Yandi Noorjaya.

Selama kegiatan, para peserta membahas tantangan dan strategi penguatan Posyandu. Pembahasan ini termasuk integrasi program lintas sektor, peningkatan kompetensi kader, hingga pemanfaatan data dan teknologi. Tujuannya untuk mempermudah monitoring serta evaluasi layanan.

Tanah Bumbu Targetkan Pelayanan Lebih Merata

Pemkab Tanah Bumbu berharap melalui Rakoor ini, Tim Pembina Posyandu mampu bekerja lebih kolaboratif. Harapannya juga agar responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk organisasi perempuan dan tokoh masyarakat, demi terciptanya Posyandu yang tangguh. Mereka bertujuan agar Posyandu adaptif terhadap perubahan zaman.

Langkah ini menjadi bagian dari visi besar Tanah Bumbu. Visi ini adalah untuk menciptakan pelayanan publik yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Turut hadir dalam rapat rakoor advokasi tim pembina posyandu seperti Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, TP PKK Tanah Bumbu, DWP, Tim Pembina Posyandu, Camat, Kepala Puskesmas, serta perwakilan lintas sektor. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama. Komitmen mereka ditujukan pada memajukan kesehatan dan kesejahteraan di Tanah Bumbu.

Visited 1 times, 1 visit(s) today