KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Jembatan Sungai Ulin yang berada tak jauh dari Brimobda Kalsel di Jalan Ahmad Yani, Kilometer 31 Banjarbaru segera mendapat perbaikan. Pelaksanaan perbaikan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan (Kalsel).
Imbas dari pengerjaan jembatan. Pemerintah mabil langkah penutupan dan pengalihan arus lalu lintas. Penutupan jalan mulai saat pembongkaran pada 1 Juni hingga November 2025.
dialihkan.
Pengalihan arus lalu lintas ke Jalan Karang Anyar bagi pengendara dari Banjarmasin. Kemudian ke Jalan Trikora bagi pengendara dari Martapura menuju Banjarmasin. Akses pilihan sebelum sampai di depan brimob pengendara bisa melalui jalan akses bandara-Jalan Bina Putra-Sapta Marga hingga Karang Anyar. Sebaliknya, pengendara dari Hulusungai bisa melewati Jalan Panglima Batur menuju Karang Anyar dan seterusnya.
Kemudian, pengendara yang melewati Jalan Trikora hingga ke perempatan LIK Liang Anggang.
“Pemberlakukan penutupan karena ada perbaikan jembatan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, Fitri Hernadi, melalui aplikasi perpesanan Whatsapp, Jumat (23/5/2025)
Pengalihan arus lalu lintas ini bagi kendaraan bermuatan besar. Termasuk angkutan umum.
“Tapi kendaraan kecil yang memang mendesak masuk kota lewat Ahmad Yani, masih bisa. Nanti belok ke Jalan RO Ulin menuju Trikora,” imbuh Fitri.
Awalnya, penutupan jalan hanya sebagian atau per jalur saja. Namun Pemerintah Kota Banjarbaru melaui dinas perhubungan mengusulkan agar penutupan sepenuhnya.
“Jika hanya perjalur, kekhawatirannya pengerjaan jembatan akan memakan waktu lebih lama atau melampaui target,” sahut Adi Royan, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pada Dishub Banjarbaru.
Alasannya, jika tidak selesai November, maka akan menggangu arus lalu lintas saat pelaksanaan haul Abah Guru Sekumpul yang diperkirakan jatuh di bulan Desember 2025.





