Malam Puncak Hari Kartini ke-146, Bupati Tanahlaut Tegaskan Peran Perempuan Masa Kini

oleh
oleh
malam
Malam puncak Hari Kartini di Kabupaten Tanahlaut. (Foto: Ilmi/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Malam puncak Peringatan Hari Kartini ke-146 di Kabupaten Tanahlaut tuntas dengan kemeriahan, di Gedung Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Selasa (22/4). Acara ini menjadi momen reflektif sekaligus inspiratif yang menegaskan bahwa semangat perjuangan Kartini terus relevan dan hidup dalam peran serta kontribusi nyata perempuan masa kini.

Kegiatan oleh Tim Penggerak PKK Tanah Laut di bawah kepemimpinan Ketua Pelaksana, Maria Ulfah ini. Rangkaiannya beragam, dari lomba desain busana sasirangan, hingga kreasi kudapan sehat, Sabtu (19/4) di Gedung Parikesit Kodim 1009.

“Peringatan Hari Kartini ini bukan sekadar memakai kebaya atau pakaian adat, tapi menjadi pengingat apakah kita, sebagai perempuan, sudah benar-benar menerapkan semangat Kartini dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Maria Ulfah.

Tujuan utama lomba adalah untuk mendorong kreativitas perempuan, khususnya dalam menciptakan kudapan sehat bergizi bagi keluarga, serta mengekspresikan seni budaya lokal melalui busana sasirangan.

Sebanyak 13 peserta berpartisipasi dalam lomba kreasi kudapan manis dan asin, sementara 11 nominasi desain busana sasirangan terbaik, panitia menentukan 5 finalis pada malam puncak.

Perempuan Jadi Garda Pembentuk Generasi

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi masa depan bangsa.

“Ibu-ibu yang menjadi pekerja rumah tangga juga adalah pejuang. Mereka mendidik anak, menjaga keluarga, tanpa melupakan kodratnya. Inilah akar dari kemajuan bangsa – keluarga yang kuat,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Tim Penggerak PKK atas inisiatif dan komitmennya dalam memberdayakan perempuan di berbagai bidang.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung berbagai upaya Tim Penggerak PKK dalam mengangkat potensi dan kreativitas perempuan di Tanah Laut,” katanya.

Penjurian lomba menghadirkan tokoh-tokoh perempuan terkemuka di Tanah Laut, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Dian Rahmat, Ketua GOW Hj. Wiwie Zazuli, dan dewan juri lainnya.

Malam puncak juga tambah semarak dengan sajian berbagai hidangan hasil kreasi peserta yang dapat dinikmati oleh para tamu undangan, menambah suasana hangat dan kekeluargaan.

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa. Dengan semangat Kartini, perempuan Tanah Laut terdorong menjadi lebih mandiri, kreatif, dan visioner.

Visited 1 times, 1 visit(s) today