Kerjasama STIKES Abdi Persada Banjarmasin dan Pemkab Balangan, 60 Mahasiswa Asal Bumi Sanggam Jalani Studi

oleh
oleh
kerjasama
Ketua STIKES Abdi Persada, Prof. Dr. drg. Rosihan Adhani, S.Sos., M.Si. (Foto: Ist)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PARINGIN – STIKES Abdi Persada Banjarmasin terus menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Selatan. Hasil kerjasama dengan Pemkab Balangan, kini ada 60 mahasiswa yang menjalankan studinya.

Kampus kesehatan ternama ini menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Balangan dalam mendukung dan menyukseskan Program 1000 Sarjana.

Ketua STIKES Abdi Persada, Prof. Dr. drg. Rosihan Adhani, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya konkret untuk membina SDM Banua agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Kami bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah daerah, salah satunya dengan Pemkab Balangan yang sangat serius dalam membangun kualitas SDM warganya,” ungkap Prof. Rosihan, Senin (21/04).

Ia menjelaskan, program ini telah menunjukkan hasil yang signifikan, di antaranya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Balangan dari Rp 1 miliar menjadi Rp 4 miliar, seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Program 1000 Sarjana menjadi jembatan bagi masyarakat Balangan untuk mengakses pendidikan tinggi secara gratis. Biaya kuliah dari masuk hingga lulus sepenuhnya di tanggung oleh Pemkab Balangan melalui kerja sama ini,” jelasnya.

STIKES Abdi Persada Buka Dua Program Studi

STIKES Abdi Persada sendiri membuka dua program studi dalam kerja sama ini, yaitu Administrasi Rumah Sakit dan Kebidanan. Saat ini, sebanyak 60 mahasiswa asal Balangan telah mengikuti program tersebut, lengkap dengan fasilitas asrama yang disediakan oleh kampus.

“Tahun 2025 ini kami berharap lebih banyak lagi siswa dari Balangan yang melanjutkan studi ke STIKES. Kami membuka dua jalur, yakni kelas reguler dan non-reguler,” tambahnya.

Mahasiswa penerima manfaat, Fendi, mengungkapkan rasa syukurnya bisa menjadi bagian dari program ini.

“Awalnya saya sempat pesimis bisa kuliah. Tapi setelah tahu ada program ini, saya langsung daftar. Bahkan tempat tinggal juga difasilitasi. Saya merasa sangat terbantu,” ujarnya.

Ia juga mengajak teman-teman seangkatannya agar tak ragu merantau dan mengejar mimpi.

Sementara itu, Adita, mahasiswa lainnya dari Balangan, mengatakan dirinya merasa beruntung bisa mengenyam pendidikan tinggi di STIKES Abdi Persada.

“Ini mimpi yang jadi kenyataan. Semua dosen sangat membantu dan mendampingi kami selama kuliah,” ucapnya.

Kerja sama antara STIKES Abdi Persada dan Pemkab Balangan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah mampu membuka jalan lebar menuju masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Banua.

Visited 1 times, 1 visit(s) today