KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Sekitar 1.100 peserta Penggalang dan Siaga se-Kota Banjarmasin mengikuti peringatan Hari Lahir Pramuka ke-65, di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Selasa (1/9/2026). Rangkaian acara yakni apel, selanjutnya defile dari setiap ranting yang berasal dari lima kecamatan.
Ketua Kwarcab Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran penting membentuk anak menjadi mandiri dan mudah beradaptasi.
“Mereka dididik untuk melatih anak-anak menjadi mandiri, bersosialisasi, dan menjadi anak yang berprestasi,” ujarnya. Aspek inklusivitas juga menjadi perhatian, termasuk melibatkan anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam Jambore.
Ketua Harian Kwarcab Banjarmasin, Husaini, menilai kekuatan Pramuka terletak pada pendidikan karakter secara berkelanjutan. Di tengah kekhawatiran terhadap tingginya penggunaan gawai, Pramuka tidak berhadap-hadapan dengan teknologi, melainkan menjadi ruang bagi anak untuk sejenak keluar dari rutinitas digital dan membangun interaksi langsung.
“Mereka mengerti bagaimana menyikapi media sosial saat ini. Bermedia sosial yang baik, menyaring informasi mana yang benar dan hoaks. Kegiatan saat ini pun berbeda dari yang dulu. Sudah mengikuti perkembangan zaman, kegiatannya sudah mengarah kepada digital,” pungkasnya.





