KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Orang tua siswa dan oknum guru SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin yang dugaannya melakukan pelecehan sepakat berdamai. Namun, orang tua korban menegaskan bahwa dugaan pelecehan yang menimpa anaknya memang benar terjadi, Senin (10/8/2026).
Kesepakatan damai tercapai setelah kedua belah pihak menjalani mediasi di Ruang Guru SDN Teluk Dalam 3. Dalam proses tersebut, oknum guru menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban.
“Memang kami sepakat berdamai. Tetapi kejadian itu memang benar terjadi dan oknum guru tersebut juga meminta maaf,” tegas orang tua korban.
Orang tua korban juga meluruskan pernyataan pihak sekolah kepada media yang sebelumnya menyebut kejadian tersebut hanya sebagai kesalahpahaman.
“Kami luruskan lagi bahwa itu benar terjadi,” tekannya.
Usai mediasi, keluarga kini memusatkan perhatian pada kondisi psikologis anak melalui pendampingan dari PPA. Dugaan kejadian sempat membuat korban tidak nyaman kembali ke sekolah. Namun keluarga memilih anak tetap bersekolah di SDN Teluk Dalam 3 karena masa kelulusannya tinggal tujuh bulan lagi.
“Saya memberikan pengertian agar anak saya tetap bersekolah dan meyakinkan dia bahwa persoalan ini benar-benar ayah dan ibu selesaikan,” ujarnya.
Keluarga berharap pendampingan berjalan baik hingga kondisi psikologis anak pulih dan sekolah dapat kembali menjadi tempat yang aman bagi korban menyelesaikan pendidikannya.





