KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanahlaut memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Melalui program deteksi dini di sekolah dan pondok pesantren. Langkah tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang digelar di Aula BNNK Tanahlaut, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara virtual itu juga sekaligus peluncuran Gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak). Bersama seluruh jajaran BNN di Indonesia melalui Zoom.
Di Tanahlaut, pada kegiatan hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tanahlaut, Kapolres, perwakilan Kodim, Kementerian Agama, Pengadilan Negeri. Serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam arahannya, Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, upaya tersebut harus berjalan secara serius mengingat prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia masih mencapai 2,11 persen atau sekitar 4,15 juta jiwa.
Kepala BNNK Tanahlaut, Ferey Hidayat R, mengatakan peringatan HANI tahun ini bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Sehingga menjadi momentum memperkuat perlindungan anak dari ancaman narkoba.
“Program Ananda Bersinar ini merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat. Untuk bersama-sama menjaga dan membentengi anak-anak dari bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, BNNK Tanahlaut telah melaksanakan pemeriksaan tes urine secara acak di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan pondok pesantren. Dengan melibatkan pihak sekolah serta guru Bimbingan Konseling (BK).
Ferey menyebut hasil pemeriksaan sementara menunjukkan belum ada siswa yang terindikasi menggunakan narkotika.
“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ada siswa yang terindikasi menggunakan narkotika. Ke depan kami berharap Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dapat mendukung penyediaan alat tes urine. Agar pemeriksaan bisa menjangkau seluruh lembaga pendidikan di Tanahlaut,” katanya.
BNNK Tanahlaut berharap penguatan deteksi dini dan kolaborasi dengan dunia pendidikan mampu mencegah penyalahgunaan narkoba sejak usia sekolah. Sekaligus menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.





