Janji Bupati Tanahlaut Mulai Terwujud, Jalan Poros Desa Salaman Kini Diaspal

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Janji Pemerintah Kabupaten Tanahlaut untuk memperkuat akses infrastruktur Desa Salaman, Kecamatan Kintap, mulai terealisasi. Jalan poros sepanjang 1,6 kilometer resmi mulai diaspal pada Senin (7/9/2026), bersamaan dengan penguatan akses telekomunikasi di wilayah tersebut.

Pembangunan jalan dan akses internet dapat antusias masyarakat. Infrastruktur tersebut harapannya bisa mempermudah mobilitas warga, mendukung aktivitas pendidikan, serta membuka konektivitas digital yang lebih luas.

Pembangunan jalan itu merupakan tindak lanjut komitmen Bupati Tanahlaut H. Rahmat Trianto yang ia sampaikan saat berdialog dengan pemerintah Desa Salaman.

“Saudara ku di Desa Salaman insyaallah dalam waktu dekat akan dibangun jalan. Bukan hanya jalan, insyaallah jaringan internet mungkin awal bulan sudah dibangun towernya,” ujar Rahmat Trianto.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Tanahlaut, Dwi Hadi Putra, mengatakan pengaspalan difokuskan pada ruas yang sebelumnya belum pernah mendapat penanganan aspal.

“Panjang penanganan 1,6 kilometer menggunakan jenis Aspal Laston Lapis Aus (AC-WC), dengan lebar 4 meter dan ketebalan 6 sentimeter. Target kami pengerjaan dapat selesai dalam waktu satu minggu,” jelas Dwi.

Pemkab Tanahlaut juga menyiapkan kelanjutan pembangunan pada 2027. Anggaran sekitar Rp5 miliar rencananya untuk kembali menangani ruas jalan di kawasan tersebut.

“Ruas ini kita tangani karena sebelumnya belum pernah diaspal. Tahun depan kembali kita anggarkan pada tahun 2027 sebesar kurang lebih Rp5 miliar,” tambahnya.

Penjabat Kepala Desa Salaman, Heri Usnadi, mengapresiasi terealisasinya pembangunan tersebut. Ia menilai pengaspalan jalan poros menjadi langkah penting untuk meningkatkan akses warga.

“Jalan poros Desa Salaman mulai diaspal. Ini adalah salah satu janji Bapak Bupati yang secara bertahap direalisasikan,” tutur Heri.

Selain jalan, pembangunan infrastruktur telekomunikasi juga menjadi perhatian. Menurut Heri, menara pemancar yang ada sebelumnya telah membantu aktivitas warga. Namun, jangkauan sinyal belum sepenuhnya merata karena wilayah Desa Salaman membentang hingga 12 kilometer dengan permukiman yang tersebar.

Pemerintah Desa Salaman berencana mengusulkan penambahan titik menara telekomunikasi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanahlaut.

Di sektor pelayanan dasar, warga Desa Salaman juga mendapat tambahan tenaga kesehatan melalui penempatan bidan desa pada 2026. Heri menyebut keberadaan tenaga medis tersebut membantu mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Dengan pembangunan jalan, penguatan jaringan telekomunikasi, dan peningkatan layanan kesehatan, pemerintah desa berharap aktivitas ekonomi warga semakin berkembang. Akses distribusi hasil pertanian juga harapannya bisa lebih lancar.

Heri mengingatkan masyarakat ikut menjaga jalan yang telah dibangun, terutama dengan mematuhi batas muatan kendaraan agar infrastruktur tersebut dapat bertahan lebih lama.

“Setelah jalan ini selesai dibangun, hal yang terpenting adalah kesadaran bersama untuk merawatnya. Para pengguna jalan diharapkan ikut memelihara dengan mematuhi ketentuan batas muatan kendaraan yang diperbolehkan melintas,” tegasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today