Hujan Turun saat Musim Kemarau di Sejumlah Titik di Kalsel, Klaim OMC Dianggap Berhasil

oleh
Spread the love


KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Selatan mulai menunjukkan hasil.

Klaim dari hujan yang turun di sejumlah wilayah seperti Banjarmasin, Banjarbaru dan Banjar pada 17–18 Juli sebagai dampak dari pelaksanaan OMC.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengatakan hujan yang terjadi merupakan hasil dari upaya modifikasi cuaca, meski intensitasnya tidak terlalu deras dan hanya berlangsung dalam waktu singkat.

“Insyaallah hujan beberapa hari ini berkat OMC,” ujar Ronny, Minggu (19/7).

Pelaksanaan OMC menggunakan pesawat Cessna Caravan 208B berregistrasi PK-SNP. Dalam setiap penerbangan, pesawat mampu menyebarkan sekitar satu ton garam ke awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

Proses penyemaian satu hingga dua kali setiap hari, menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan pertumbuhan awan di wilayah sasaran.

Sejak operasi pada 15 Juli, sedikitnya penyemaian tujuh ton garam untuk mendukung pelaksanaan hujan buatan. Penyemaian berdasarkan analisis potensi pertumbuhan awan agar operasi dapat berjalan secara efektif.

Program OMC merupakan tindak lanjut dari penetapan status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini merupakan usulan Pemprov Kalsel kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bagian dari upaya penanganan bencana.

Dalam pelaksanaannya, BNPB menunjuk PT Milan Pillery Bersatu sebagai penyedia jasa Operasi Modifikasi Cuaca. Sementara itu, pengoperasian pesawat Cessna Caravan 208B PK-SNP dilakukan melalui kerja sama dengan PT Smart Cakrawala Aviation.

Visited 1 times, 1 visit(s) today