KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanahlaut menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPPS) di Algoritma Resto, Kecamatan Pelaihari, Selasa (7/7/2026). Rapat yang diinisiasi DP3AP2KB Tanahlaut ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tanahlaut, H Muhammad Zazuli.
Zazuli menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat bertumpu pada satu instansi semata. hal itu akan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan Bumi Tuntung Pandang.
“Pencegahan dan penurunan stunting bukan sekadar capaian statistik. Melainkan investasi jangka panjang untuk memastikan lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.
Zazuli menginstruksikan seluruh perangkat daerah mengesampingkan ego sektoral dan menyatukan langkah. Konvergensi program harus menyentuh berbagai aspek mendasar, mulai dari kesehatan, pendidikan, sanitasi, hingga ketahanan pangan. “Kolaborasi lintas sektor adalah yang utama. Penanganan stunting harus berjalan bersama-sama,” tegasnya.
Pemkab Tanahlaut juga mendorong optimalisasi peran aparat di akar rumput, mulai dari camat, kepala puskesmas, koordinator Penyuluh KB, tenaga ahli desa, hingga tim pendamping keluarga. Penggunaan dana desa harus mengarah secara cermat pada program padat gizi dan perbaikan sanitasi lingkungan.
Zazuli menekankan pentingnya pengelolaan basis data yang valid agar tidak terjadi salah sasaran dalam penyaluran bantuan maupun pengambilan kebijakan. “Saya minta seluruh pihak terkait untuk mengawal akurasi data yang valid, sehingga menghasilkan kebijakan dan intervensi yang tepat,” pungkasnya.





