Bang Dhin Nahkodai PERBASI Kalsel Terpilih Aklamasi, Siapkan Roadmap Basket Banua Menuju Pentas Internasional

oleh
Bang Dhin (kemeja cokelat) menerima hasil Musda Perbasi Kalsel yang menetapkan dirinya sebagai ketua terpilih. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi menetapkan H.M. Syaripuddin atau Bang Dhin sebagai Ketua Umum periode 2026–2029.

Ia terpilih secara aklamasi setelah menjadi calon tunggal dalam proses pemilihan, Jum’at (12/6/2026). Musda berlangsung di Hotel Artotel Grand Maya. Hadir perwakilan KONI Kalsel, Dispora Kalsel, Disdikbud Kalsel, serta seluruh Pengkab/Pengkot PERBASI se-Kalsel.

Usai terpilih, Bang Dhin menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan bola basket di Kalimantan Selatan melalui program yang terstruktur dan berkelanjutan. Langkah awal adalah pendataan atlet serta pemetaan sarana dan prasarana olahraga basket yang tersedia di kabupaten dan kota.

Mengusung tema “Satu Visi, Satu Langkah: Kalimantan Selatan Bersatu untuk Kemajuan Bola Basket, Melangkah Bersama Menuju Prestasi Nasional dan Internasional”. Kepengurusan baru menegaskan tekad untuk mengubah pola pembinaan yang selama ini bersifat sporadis menjadi sistem prestasi yang berkesinambungan.

“Amanah ini saya terima bukan sebagai penghargaan, melainkan sebagai tanggung jawab bersama yang harus kita tunaikan,” ujar Bang Dhin.

Menurutnya, pembinaan atlet harus dari usia dini agar mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Langkah pertama yang akan kami lakukan adalah mendata atlet yang ada, kemudian mengecek lapangan dan fasilitas basket di daerah-daerah. Setelah itu kami menyiapkan pembinaan atlet usia dini sebagai fondasi pengembangan prestasi basket Kalimantan Selatan,” ujar Bang Dhin.

Permbinaan Atlet Perbasi Kalsel Butuh Waktu

Ia mengakui proses pembinaan membutuhkan waktu dan tidak dapat menghasilkan prestasi secara instan. Karena itu, Perbasi Kalsel akan menjalankan program secara bertahap dan konsisten.

“Dalam satu tahun mungkin hasilnya belum terlihat secara signifikan. Namun jika program berjalan dengan baik dan berkesinambungan, saya yakin pada tahun ketiga akan mulai terlihat potensi atlet-atlet kita,” katanya.

Seluruh program itu akan berjalan melalui roadmap yang terukur. Dalam tiga bulan pertama, fokus pada audit organisasi, penyusunan database atlet, dan penetapan kalender kompetisi. Selanjutnya, liga serta penataran pelatih dan wasit pada tahun pertama.

Pada 2027–2028, sentra pembinaan dan platform statistik akan mulai aktif. Sementara pada 2029 target lahir skuad kompetitif, klub-klub daerah yang kuat, fasilitas yang lebih merata, serta atlet-atlet yang mampu bersaing dalam seleksi tim nasional hingga ajang internasional.

“Kami ingin nama Kalimantan Selatan kelak bukan hanya terkenal di Indonesia, tetapi juga di pentas internasional,” tegas Bang Dhin.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, KONI, dunia usaha, sekolah, kampus, media, atlet, hingga orang tua untuk bersatu mendukung kemajuan bola basket Banua.

Visited 1 times, 1 visit(s) today