Program “Sungai Besar Mengajar” Bantu Siswa Hadapi Ujian, Aula Kelurahan Disulap Jadi Ruang Belajar

oleh
Spread the love


KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Suasana berbeda akan terlihat di Kota Banjarbaru menjelang akhir pekan ini. Jika biasanya kantor pemerintahan identik dengan pelayanan administrasi, Aula Kelurahan Sungai Besar justru akan bertransformasi menjadi ruang belajar bagi anak-anak sekolah dasar dalam program Sungai Besar Mengajar.

Puluhan siswa akan duduk rapi, membuka buku, mencatat rumus, dan mengerjakan soal sebagai persiapan menghadapi ujian kenaikan kelas. Pemandangan ini menjadi bukti bahwa inovasi birokrasi di Banjarbaru terus berkembang, tidak hanya terbatas pada urusan administratif.

Dalam hal ini, di bawah kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, aparatur kelurahan harus lebih kreatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Lurah tidak hanya berperan sebagai pelaksana administrasi, tetapi juga hadir langsung memberikan solusi di tingkat paling dekat dengan warga.

Semangat tersebut melalui Program “Sungai Besar Mengajar” oleh Kelurahan Sungai Besar dan mulai berlangsung pada Jumat (5/6/2026). Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendampingan belajar bagi siswa sekolah dasar, khususnya menjelang ulangan.

Lurah Sungai Besar Anindya Risa Destiana menjelaskan, sebagian besar anak di wilayahnya merupakan siswa SD, namun tidak semua memiliki akses ke bimbingan belajar tambahan.

“Program ini kami rancang agar benar-benar berdampak. Karena itu jumlah peserta terbatas agar pembelajaran lebih fokus dan maksimal,” jelasnya.

Program ini akan terdiri tiga sesi pembelajaran, masing-masing diikuti 30 peserta. Sesi pertama untuk kelas 2 SD pukul 14.00–15.00 WITA, sesi kedua kelas 3 SD pukul 15.00–16.00 WITA, dan sesi ketiga kelas 4 SD pukul 16.00–17.00 WITA.

Gagasan ini juga dari hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD Tahun 2026 yang menunjukkan matematika masih menjadi tantangan utama, dengan rata-rata nilai nasional hanya 43,41. Hal ini menjadi alarm pentingnya penguatan kemampuan dasar siswa.

Menariknya, Anindya tidak hanya menjadi penggagas, tetapi juga turun langsung sebagai tutor matematika. Dengan rekam jejak akademik yang mumpuni, ia ingin membagikan ilmunya kepada anak-anak di lingkungannya.

“Matematika bukan sekadar angka, tetapi melatih logika, ketelitian, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Itu yang ingin kami tanamkan,” katanya.

Sungai Besar Mengajar Dapat Dukungan Rangers Sungai Besar

Sementara itu, pembelajaran Bahasa Inggris akan dipandu oleh Miss Ayu, seorang pendidik berpengalaman di bidang Bahasa Inggris dan pendidikan dasar. Ia berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak-anak tidak lagi merasa takut terhadap bahasa asing.

“Bahasa Inggris adalah jendela dunia. Semakin dini mempelajari, semakin besar peluang mereka di masa depan,” ujarnya.

Keberhasilan program ini juga dapat dukungan tim “Rangers Sungai Besar” yang terdiri dari pegawai kelurahan dan Ketua TP PKK. Mereka bertugas memastikan kegiatan berjalan tertib, mulai dari pengaturan peserta, pembagian materi, hingga penyediaan konsumsi.

Selain mendapatkan pembelajaran, para peserta juga akan menerima snack, susu, serta ringkasan materi yang dapat dipelajari kembali di rumah.

Lebih dari sekadar kegiatan belajar, program ini menjadi simbol kehadiran pemerintah yang dekat dengan masyarakat. Sebuah langkah sederhana, namun sarat makna, dalam membangun generasi masa depan dari tingkat kelurahan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today