KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menggelar koordinasi, advokasi, dan sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di salah satu hotel, Senin (25/5/2026). Penyakit menular dan tidak menular masih menjadi tantangan bersama lintas sektor.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dwi Atmi, menegaskan bahwa pengendalian penyakit bebannya tidak bisa hanya kepada sektor kesehatan semata. Seluruh SKPD dan lintas sektor harus terlibat aktif agar upaya pencegahan berjalan maksimal.
“Pengendalian penyakit di Kota Banjarmasin tidak bisa oleh Dinas Kesehatan sendiri, perlu sinergi dan dukungan seluruh pihak,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa TBC, HIV/AIDS, hipertensi, diabetes melitus, stroke, hingga kanker masih terus terjadi di masyarakat. Perubahan pola hidup masyarakat turut memicu peningkatan kasus penyakit tidak menular yang kini menjadi ancaman baru di perkotaan.
Selain itu, Dinas Kesehatan Banjarmasin juga menyoroti pentingnya penguatan imunisasi. Serta observasi kesehatan masyarakat, dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan sejak dini.





