DLH Banjarmasin Target 2027 TPA Basirih Jadi Pusat Energi Sampah, Ini Progresnya

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mengupayakan transformasi besar terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih menjadi pusat pengolahan sampah modern. Dari 22 poin evaluasi Kementerian Lingkungan Hidup, kini hanya tersisa satu poin krusial yang harus terpenuhi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menjelaskan bahwa poin terakhir berkaitan dengan peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Lindi (IPAL). Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED).

“Kalau DED IPAL ini sudah selesai, bisa langsung lanjut ke tahap pekerjaan fisik,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Progres signifikan telah tercapai dengan penutupan seluruh bukaan landfill di TPA Basirih hingga 100 persen. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memenuhi standar pengelolaan lingkungan yang menjadi ketentuan pemerintah pusat.

Dua Opsi Transformasi TPA Basirih
Jika seluruh persyaratan rampung, TPA Basirih tidak lagi berfungsi sebagai tempat pembuangan akhir. Dua opsi yang tengah dipertimbangkan adalah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berkapasitas 150 ton atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Opsi PSEL memiliki peluang besar mengingat proyek tersebut telah masuk dalam skema pengembangan kawasan aglomerasi Banjarmasin Raya yang melibatkan Kabupaten Banjar dan Barito Kuala. Rencana ini juga berjalan melalui kesepakatan kerja sama antara Pemkot Banjarmasin dan Pemprov Kalimantan Selatan.

“Target kami, insyaallah tahun 2027 sudah bisa terealisasi,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today