KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Manajemen PT Air Minum Sanggam Balangan (AMSB) menyatakan duka cita mendalam atas musibah tenggelamnya bocah berinisial HA, 7 tahun. Ia meninggal di area instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP) Desa Badalungga, Kecamatan Awayan, Kamis (26/3/2026).
Pjs Supervisor Humas dan CSR PT AMSB, Yurli Setiawan, mengungkapkan kejutan atas insiden ini. Menurutnya, kejadian ini merupakan yang pertama kali terjadi sejak PDAM beroperasi di Kabupaten Balangan.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini sangat mengejutkan manajemen,” ujarnya.
PT AMSB turut terlibat langsung dalam proses pencarian dan evakuasi korban. Selain itu, manajemen juga memberikan tali asih kepada keluarga korban untuk meringankan beban duka.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait kualitas air pascainsiden, pihak manajemen langsung melakukan sterilisasi. Pihaknya menguras dan membersihkan total unit WTP tersebut.
“Air yang disalurkan ke pelanggan tetap higienis, bersih, dan aman untuk dikonsumsi,” tegasnya.
Yurli menjelaskan bahwa kawasan WTP sebenarnya merupakan area terbatas yang hanya boleh bagi petugas sesuai standar.
Namun sebagai bahan evaluasi, Perusahaan berkomitmen memperketat sistem keamanan di seluruh titik instalasi pengolahan air di Kabupaten Balangan agar kejadian serupa tidak terulang.





