Kuliner Ikan Khas Banua Tampil di TMII, Pemprov Kalsel Dorong Ekonomi Nelayan

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan mempromosikan kuliner ikan khas Banua di Anjungan Kalsel Taman Mini Indonesia Indah (TMII) , Sabtu (14/2).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kebanggaan daerah. Hal ini karena mampu menghadirkan cita rasa kuliner ikan khas Banua kepada masyarakat ibu kota.

Menurutnya, promosi kuliner tidak hanya menampilkan sajian makanan, tetapi juga memperkenalkan tradisi, cerita, serta identitas masyarakat Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, berharap kegiatan tersebut menjadikan Anjungan Kalimantan Selatan sebagai jendela bagi masyarakat Indonesia. Jadi, mereka bisa mengenal kuliner khas Banua.

Ia menegaskan keunikan kuliner Banua terletak pada bahan baku ikan, kekayaan bumbu, serta nilai budaya yang menyertainya.

Rusdi menjelaskan, kehidupan masyarakat Banjar sejak lama sangat lekat dengan sungai. Sungai berfungsi sebagai jalur transportasi, sumber penghidupan, ruang interaksi sosial, sekaligus penyedia bahan pangan.

Dari kondisi geografis itu, lahir beragam menu khas berbahan ikan air tawar seperti haruan, papuyu, lais, dan patin. Ikan-ikan tersebut diolah menjadi sajian tradisional bercita rasa kuat dan membumi.

Kuliner ikan khas Kalimantan Selatan terkenal segar, kaya rempah, dan autentik. Setiap hidangan menyimpan cerita tentang alam, budaya, serta kehidupan masyarakat Banua.

Melalui promosi ini, Pemprov Kalsel ingin mengajak masyarakat mengenal lebih dekat kekayaan hayati daerah. Selain itu juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan.

Rusdi menegaskan, promosi kuliner bukan sekadar agenda seremonial, tetapi langkah nyata memperkuat ekonomi daerah.

“Ketika produk lokal dibeli, dicintai, dan dikenal luas, penghasilan nelayan meningkat, usaha kecil tumbuh, dan ekonomi daerah ikut menguat,” ujarnya.

Ia berharap promosi kuliner ikan khas Banua mampu menumbuhkan rasa penasaran masyarakat untuk berkunjung langsung ke Kalimantan Selatan.

“Kami ingin cita rasa kuliner menjadi alasan orang datang dan mengenal Banua lebih dekat,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today