Pemprov Kalsel Borong Dua Prestasi Statistik Nasional

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemprov Kalsel sukses menorehkan dua prestasi membanggakan di bidang statistik.

Prestasi pertama datang dari majalah teknologi terbesar di Indonesia, IT Works. Kalsel berhasil meraih penghargaan Bintang 4. Ini merupakan sebuah pencapaian eksklusif yang menjadikan provinsi ini sebagai satu-satunya pemerintah provinsi di Indonesia yang memperoleh nilai tersebut.

Kasi Pengelolaan Data Statistik Diskominfo Kalsel, Muhammad Hidayatullah, menyebutkan inovasi utamanya adalah pemanfaatan fitur kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada aplikasi Satu Data Indonesia (SDI) Kalsel.

“Terobosan yang kami lakukan adalah penggunaan fitur AI pada aplikasi Satu Data Indonesia kita. Fitur ini sangat membantu pimpinan dalam mengambil keputusan agar lebih tepat, efektif, dan efisien,” terang Hidayatullah mewakil Kadiskominfo Kalsel, Muhammad Muslim.

Tak hanya itu, Pemprov Kalsel juga mencatatkan lonjakan signifikan pada Indeks Satu Data Indonesia (SDI). Jika pada 2024 Kalsel berada di predikat ‘Cukup’ dengan skor 50 poin, maka pada 2025 meningkat tajam ke predikat ‘Baik’ dengan nilai 80,5 poin.

Dari tiga domain penilaian Indeks SDI, dua domain mengalami peningkatan signifikan. Domain Penyelenggaraan SDI melonjak dari 42,61 poin menjadi 75,82 poin. Sementara itu, Domain Data Leadership naik dari 51,09 poin menjadi 86,01 poin.

Adapun Domain Kebijakan dan Kelembagaan juga mengalami peningkatan dari 74,73 poin menjadi 87,33 poin.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras tim serta upaya observasi dan studi tiru ke Pemprov Jawa Timur untuk mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan data statistik,” jelasnya.

“Alhamdulillah hasilnya sangat signifikan. Dari predikat cukup menjadi baik dengan peningkatan nilai yang cukup jauh. Teman-teman di Seksi Pengelolaan Data Statistik bekerja keras untuk meningkatkan Indeks SDI Kalsel,” tambahnya.

Melalui dua prestasi tersebut, harapannya seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban, benar-benar berbasis data yang valid di lapangan.

Dengan sistem pengelolaan data yang terarah dan akurat, keputusan pimpinan serta program kerja SKPD dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sehingga pembangunan di Kalsel berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran sesuai target yang ditetapkan,” tutup Hidayatullah.

Visited 1 times, 1 visit(s) today