KALSELMAJU.COM, MARTAPURA – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi warga terdampak banjir di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026).
Sebelum ke Sungai Tabuk, Wapres terlebih dahulu meninjau lokasi pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian peninjauan langsung pemerintah pusat terhadap wilayah terdampak banjir di Kalimantan Selatan.
Setibanya di Sungai Tabuk Keramat, Wapres disambut warga yang rumahnya masih terendam banjir sejak awal Desember 2025. Dalam kunjungan tersebut, Wapres menyerahkan bantuan sekaligus menyemangati masyarakat yang terdampak.
“Semoga banjir di Kalimantan Selatan segera pulih. Terus lakukan koordinasi dengan gubernur dan bupati untuk percepatan penanganan,” ujar Gibran di lokasi pengungsian.
Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Banjar untuk segera melakukan penanganan, baik saat masa tanggap darurat maupun pascabanjir, termasuk perbaikan infrastruktur dan pemulihan ekonomi masyarakat.
Berdasarkan data BPBD, jumlah warga terdampak banjir di Desa Sungai Tabuk Keramat mencapai sekitar 1.500 kepala keluarga atau 3.036 jiwa. Sementara warga yang mengungsi tercatat sebanyak 83 kepala keluarga dengan 235 jiwa.
Banjir juga merendam 513 rumah warga serta tujuh unit fasilitas umum. Ketinggian air di jalan desa mencapai 30 hingga 60 sentimeter, sementara di dalam rumah warga berkisar hingga 40 sentimeter.
“Lokasi pengungsian warga berada di Gedung UGD bekas Puskesmas Sungai Tabuk I,” ujar Kepala BPBD Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mendirikan dapur umum di desa tersebut sejak sekitar 10 hari lalu.
“Dapur umum ini menyiapkan sekitar 7.000 porsi makanan per hari untuk warga terdampak,” tutup Ronny.





