KALSELMAJU.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan langsung penghargaan nasional. Kepada Bupati Tanahlaut (Tala), H. Rahmat Trianto. Berttempat di Tower iNews lantai 14, Kamis (28/8/2025) malam, Bupati Tala terima penghargaan Pimpinan Daerah Award (PDA) 2025.
Malam anugerah berlangsung meriah dengan suguhan hiburan. Termasuk penampilan kolaborasi Silet Open Up bersama Jacson Zeran, Juan Reza, Kiki Acoustic, dan Diva Aurel. Yang membawakan lagu hits “Bola Bale”.
Dalam ajang ini, Bupati Rahmat Trianto menerima penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah, khususnya di bidang produktivitas pertanian. Ia hadir bersama Kepala Dinas Kominfostandi, Rika Amelia, serta Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, M. Faried Widiantmoko.
Selain Kabupaten Tanahlaut, dua daerah lain di Kalimantan Selatan yakni Kabupaten Tabalong dan Balangan juga meraih penghargaan dalam kategori yang sama. Dengan bidang sasaran berbeda.
Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kepala daerah penerima PDA 2025. “Kepala daerah punya kewenangan untuk melakukan terobosan kreatif dan inovasi demi kepentingan rakyatnya. Pada akhirnya, masyarakat sendiri yang akan memberikan reward atas kerja keras itu,” ungkap Tito.
Sementara itu, Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa penghargaan nasional ini menjadi dorongan kuat bagi Pemerintah Kabupaten Tanahlaut untuk terus meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya beras.
“Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah ini, serta kepada seluruh pihak, khususnya Brigade Pangan (BP) yang berhasil meningkatkan produksi dua hingga tiga kali lipat dari tahun sebelumnya,” ucapnya.
Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pertanian yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pertanian di TanahLaut.
PDA 2025 sendiri memiliki beberapa kategori, antara lain Inovasi Daerah, Pembangunan Ekonomi Daerah, Pelayanan Publik, Pengembangan Pariwisata dan UMKM, hingga Kerja Sama Strategis. Penilaian dilakukan secara objektif oleh tim independen yang melibatkan Kepala Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Kabinet Merah Putih, Direktur Pusat Kajian Publik Universitas Trisakti, dan Pimpinan Redaksi iNews.





