ASN Wajib Jadi Nasabah Bank Sampah, Langkah Nyata Pemko Banjarmasin Tekan Sampah Kota

oleh
oleh
ASN Kota Banjarmasin diwajib menjadi nasabah Bank Sampah. (Foto: Arum/ Kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mengambil langkah tegas dalam pengelolaan lingkungan. Mulai tahun ini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko wajib menjadi nasabah bank sampah sebagai bagian dari upaya nyata menekan volume sampah kota.

Kebijakan ini bertujuan mendorong pemilahan sampah dari sumbernya, terutama rumah tangga, dengan melibatkan langsung para ASN sebagai agen perubahan.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, mengatakan kewajiban ini merupakan penguatan dari gerakan sebelumnya yang bersifat imbauan dan belum ada pengawasan secara optimal.

“Dulu masih imbauan tanpa pengawasan. Sekarang akan kita pantau lebih serius agar efektif,” ujar Ikhsan usai kegiatan Mamisah Ratik Bahurup wan Sembako, memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Sabtu (19/7), di halaman Balai Kota Banjarmasin.

Ikhsan menjelaskan, pihaknya akan memverifikasi ulang data ASN yang telah terdaftar sebagai nasabah bank sampah di lima kecamatan. Tujuannya memastikan keterlibatan mereka bukan sekadar formalitas.

“Pengawasan akan dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Harapannya, gerakan ini bisa berjalan maksimal,” tegasnya.

Dengan jumlah ASN Pemko Banjarmasin yang mencapai lebih dari 6.000 orang, gerakan ini akan berdampak signifikan terhadap pengurangan timbulan sampah harian.

“Bayangkan jika seluruh ASN rutin memilah dan menyetor sampah ke bank sampah. Dampaknya sangat terasa bagi kota ini,” ujar Ikhsan.

Ia juga berharap gerakan ini menjadi inspirasi masyarakat luas untuk ikut memilah dan mengelola sampah secara bijak dan berkelanjutan.

Kebijakan ini disambut positif oleh Direktur Bank Sampah Induk Kota Banjarmasin, Fathurahman. Ia menilai kewajiban bagi ASN ini sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam menata sistem pengelolaan sampah dari hulu.

“Dulu hanya sebatas imbauan. Sekarang menjadi kewajiban. Kalau surat edaran Wali Kota sudah terbit, kami yakin keterlibatan ASN akan meningkat tajam,” ujarnya.

Fathurahman optimistis, dengan aktifnya ASN, partisipasi masyarakat juga ikut terdorong, sehingga volume sampah yang dipilah dan dikelola secara ramah lingkungan akan semakin besar.

Visited 1 times, 1 visit(s) today