Semarak Tour De Loksado 2025, 465 Pesepeda dari Provinsi se Indonesia Jelajahi Keindahan Alam Meratus

oleh
oleh
tour de loksado
Ratusan peserta Tour de Loksado mulai menjajal trek dan keindahan Meratus. (Foto: Adpimprov Kalsel)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Event tahunan Tour De Loksado 2025 resmi terselenggara, Sabtu (12/7/2025), dengan pelepasan 465 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Start mulai dari kawasan Siring 0 Kilometer Banjarmasin, menandai awal petualangan menyusuri panorama Pegunungan Meratus.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Syarifuddin, yang mewakili Gubernur Kalsel, secara resmi melepas para pesepeda. Ia mengapresiasi antusiasme tinggi dari peserta yang siap menjelajahi keindahan alam Banua.

“Para peserta akan melihat suguhan lanskap Meratus yang luar biasa indah. Saya harap momen ini tak hanya jadi kenangan pribadi, tapi juga bagi media sosial agar lebih banyak orang mengenal keindahan Kalimantan Selatan,” ujar Syarifuddin.

Rute tahun ini cukup menantang, membentang dari Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, hingga Loksado, Hulu Sungai Selatan sebagai garis finis. Sepanjang perjalanan, peserta akan menikmati kombinasi medan jalan, udara sejuk pegunungan, dan panorama hijau khas Meratus.

Panitia memastikan keamanan dan ketersediaan layanan medis di setiap titik rute. Peserta pun mendapat himbauan agar selalu mengutamakan keselamatan, mengingat medan yang cukup menantang.

Tour De Loksado bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum promosi wisata alam Kalimantan Selatan. Keindahan Pegunungan Meratus, yang telah mendapat pengakuan dunia melalui UNESCO Global Geopark Meratus, menjadi daya tarik utama kegiatan ini.

Tahun ini, Tour De Loksado mengikutkan peserta dari 15 provinsi berbeda di Indonesia, menjadikan event ini sebagai salah satu agenda sport tourism terbesar di Kalimantan Selatan.

“Kami ingin Tour De Loksado menjadi ajang tahunan yang semakin dikenal secara nasional, sekaligus mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal,” tambah Syarifuddin. (MAKIN TAHU INDONESIA)

Visited 1 times, 1 visit(s) today