Dukung E-Ijazah, Kepsek SD di Kecamatan Limpasu Aktifkan TTE

oleh
oleh
TTE
Kepsek SD se-Kecamatan Limpasu Aktifkan Tanda Tangan Elektronik. (TTE) (Foto: Hasby/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BARABAI – Seluruh Kepala Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mengikuti proses aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE). Proses aktivasi TTE ini sebagai bentuk dukungan terhadap program digitalisasi dokumen pendidikan. Kegiatan ini terlaksana atas inisiasi Komunitas Belajar (Kombel) Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Limpasu. Acara bertempat di SD Negeri 1 Limpasu, Rabu (4/6/2025).

Langkah ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika HST. Implementasi e-Ijazah dan penandatanganan dokumen resmi secara digital di satuan pendidikan dipercepat oleh kolaborasi ini.

Proses tersebut akan memudahkan aktivitas dan pengesahan administrasi berbagai dokumen. Apalagi jika dokumen yang memerlukan tandatangan berjumlah banyak. Misalnya penandatangan ijazah secara elektronik atau E-Ijazah.

Verifikator Kabupaten TTE bersama Tim Teknis Informatika Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika HST, Bagus Yudha Purnama, menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup pendaftaran akun. Proses ini juga meliputi aktivasi, hingga simulasi pembubuhan tanda tangan secara elektronik.

“Kepsek SD mengikuti seluruh proses aktivasi dan langsung praktik penggunaan TTE untuk kebutuhan administrasi pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, tim juga memberikan panduan teknis, pendampingan penggunaan, serta penjelasan mengenai keamanan dan legalitas tanda tangan elektronik. Mengikutkan perwakilan sekolah-sekolah dalam panduan TTE ini.

“TTE sah secara hukum dan mampu melindungi dokumen dari potensi pemalsuan. Kami pastikan semua proses dilakukan sesuai prosedur nasional,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusias para kepala sekolah. Dengan aktivasi ini, harapannya mereka siap menerapkan TTE dalam berbagai dokumen resmi. Ini terutama untuk mendukung implementasi e-Ijazah di lingkungan sekolah dasar.

“Semoga penggunaan tanda tangan digital ini bisa mempercepat transformasi digital di dunia pendidikan,” pungkas Bagus.

Visited 1 times, 1 visit(s) today